Jalan Penghubung Cinere-Pondok Cabe Diresmikan

By: Rabu, 25 Maret 2015

Jalan yang menghubungkan Pondok Cabe Tangerang Selatan (Tangsel) dan Cinere Kota Depok serta jembatan yang menghubungkan dua kota tersebut telah diresmikan, Rabu, (25/3/2015) di RM Eat Republic.

Peresmian dilakukan oleh CEO Wiraland Property Group, Michael Wirawan selaku pengembang bersama Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail dan Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie. Selain itu tampak pula Kombes Pol Ahmad Subarkah, Ketua DPRD Tangsel H. M. Romlie dan beberapa pejabat terkait dari dua pihak kota penyangga ibu kota itu. Peresmian ditandai dengan pemukulan gong, serta pelepasan balon ke udara.

CEO Wiraland Property Group, Michael Wirawan mengatakan dengan adanya jalan tembus dan jembatan penghubung, yang totalnya sepanjang sekitar 4 km, maka warga dari Pondok cabe ke Cinere atau sebaliknya tidak lagi perlu melewati jalan tikus yang sempit dan kerap macet yakni Jalan Lereng.

“Jalan tembus Cinere-Pondok Cabe sekarang sudah siap dilewati,” kata Michael.

Ia menjelaskan jalan tembus Cinere-Pondok Cabe yang pada dasarnya merupakan jalan utama kawasan properti South City dibuka untuk masyarakat umum.

“Ini akan sangat mempermudah mobilitas warga. Jalan penghubung ini sebenarnya juga mengurangi rutinitas jalanan yang mecet setiap saat di Pondok Cabe dan di Jalan Cinere,” katanya.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie. Menurut Bang Ben, apa yang dilakukan Wiraland telah membantu pemerintahnya dalam menyediakan infrastruktur terutama jalan penghubung bagi warga.

“Pembangunan jalan tembus ini sedikit banyak membantu pemerintah kota untuk meningkatkan mobilitas warga yang nyaman dan aman,” kata Bang Ben.

Sementara itu, Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail dalam kesempatan itu mengatakan dengan jalan tembus dan jembatan penghubung ini diharapkan membuat warga Depok semakin nyaman dalam melakukan mobilitasnya.

“Saya mengapresiasi pengembang dengan pembangunan jalan tembus ini,” ujarnya.

Walaupun begitu, Nur Mahmudi berharap berbagai dampak yang mungkin bisa timbul atas jalan tembus ini seperti beban kemacetan jalan yang berpindah juga diperhatikan lebih jauh oleh segala pihak. (weka/kt)