Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu Agnez Mo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/2). Menurut Agnez, kedatangan dirinya ke istana adalah untuk berbagi cerita dengan Presiden Jokowi.
“Ngobrol santai aja. Soal generasi muda tentang menyuarakan mimpi, bahwa menyuarakan mimpi yang lantang itu diperlukan juga. Supaya bisa jadi inspirasi buat orang lain juga. Optimisme, kerja keras, kalkulasi yang tepat itu penting supaya cita-cita kita itu bisa tersampaikan,” ujar Agnez saat memberikan keterangan kepada awak media seusai pertemuan.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Menurut Agnez, pertemuan itu sendiri berlangsung santai dan seru.
“Dari dulu sudah pengin ngobrol sama Bapak Presiden, pengin tahu menurut Bapak menyuarakan mimpi buat anak-anak muda itu boleh enggak sih? Apakah itu sebuah arogansi atau itu justru memang diperlukan? Dan hari ini saya diberikan kesempatan oleh Bapak Presiden untuk berkunjung ke Istana dan bertemu beliau,” lanjut perempuan kelahiran 32 tahun lalu ini.
Kepala Negara sempat melontarkan pertanyaan yang membuat Agnez kaget, yaitu mengenai motivasinya untuk berkarir di dunia musik Internasional.
“Saya cerita kepada Bapak Presiden, bahwa saya percaya bangsa yang besar itu bangsa yang belajar. Jadi kalau saya mau jadi orang besar, saya harus mau belajar, dan saya rasa spirit ini menjadi penting untuk dimiliki oleh seluruh generasi muda Indonesia. Kebetulan kalau di dunia entertainment, banyak sekali orang-orang di Amerika yang saya bisa belajar dari mereka, yang jauh lebih bagus dari saya, yang jauh lebih mahir,” ungkap Agnez.
Selain berbincang mengenai dunia hiburan, pada pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu Agnez juga sempat membuat video blog atau ngevlog dengan Presiden Jokowi.
“Tadi saya vlogging juga dan nanti akan saya share di media sosial saya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan Presiden memiliki gagasan besar untuk manajemen talenta nasional. Menurutnya, nantinya akan ada database untuk mengakomodasi anak-anak bangsa yang memiliki talenta tinggi, baik dalam bidang olahraga, ilmu pengetahuan, teknologi, dan tentu seni budaya.
“Semuanya nanti kita punya database untuk itu. Jangan sampai nanti anak-anak hebat yang ada di Indonesia malah diambil orang luar, dan menurut saya Agnez Mo merupakan salah satu aset kita di bidang seni budaya yang perlu untuk dijaga” ujar Moeldoko.
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan4 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Banten4 minggu agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Cek Fakta3 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD
Banten4 minggu agoBank Banten Kembali Dipercaya sebagai Penyalur Bansos
Pemerintahan4 minggu agoSelain Hewan Kurban, Pemkot Tangsel Salurkan 10 Ribu Wadah Ramah Lingkungan














