Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam tindakan kekerasan yang terjadi terhadap umat Muslim Rohingnya yang menimbulkan korban jiwa di sejumlah titik di negara bagian Rakhine, Myanmar.
Penegasan tersebut disampaikan melalui pernyataan sikap resmi PBNU.
“PBNU mengecam segala tindakan kekerasan yang menciderai nilai kemanusiaan. Bahwa segala bentuk kekerasan adalah tindakan sama sekali yang tidak dibenarkan,” demikian Rais Amm PBNU, KH Ma’ruf Amin, Selasa (22/11/2016).
Ia menilai bahwa Islam mengutuk kekerasan. Bahkan tidak ada satupun agama dan ideologi di dunia ini yang membenarkan cara-cara kekerasan dalam kehidupan. Umat Islam pada umumnya ikut merasakan kepedihan yang sangat luar biasa atas peristiwa yang menimpa saudara-saudara seiman yang berada di Myanmar.
“PBNU mengajak kepada seluruh kepala negara dan pemimpin negara di dunia untuk proaktif melawan segala bentuk kekerasan. Represi adalah musuh bersama dan harus dilawan sekuat tenaga guna menciptakan upaya perdamaian dan harmoni,” tegasnya.
Rois Amm PBNU meminta seluruh umat manusia terus menggalang solidaritas kemanusiaan untuk menciptakan perdamaian bagi segala bangsa.
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj pada kesempatan sama mendesak kepada komunitas internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk segera mengambil langkah-langkah atas peristiwa tersebut, dan mendesak ASEAN untuk meminta kepada pemerintah Myanmar mengakui status kewarganegaraan Muslim Rohingnya.
“Pemerintah Indonesia harus mengambil tindakan diplomasi bagi terwujudnya penghormatan atas hak asasi manusia di Myanmar,” tandasnya.
Tangerang Selatan6 hari agoIndah Kiat Tangerang Santuni Anak Yatim di Pondok Aren dan Kelapa Dua
Bisnis6 hari agoPromo Sunscreen Biore Selama Diskon Ramadhan di Blibli
Pemerintahan7 hari agoRamadan, Pilar Saga Ichsan: Pelayanan Publik Tak Boleh Kendor
Pemerintahan4 hari agoBenyamin Davnie Buka Bazar Ramadan 1447 H di Pondok Aren, 11.000 Paket Sembako Murah Diserbu Warga
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Gelar Bazar Ramadan 1447 Hijriah Serentak di 7 Kecamatan pada 5 Maret 2026
Nasional1 hari agoHegemoni Amerika Serikat Memudar, GKB-NU: Prabowo Subianto Harus Pimpin Poros Global South
Pemerintahan2 hari agoBenyamin Davnie Dampingi Gubernur Banten Safari Ramadan, Silaturahmi hingga Pemberian Bantuan
Techno1 hari agoRekomendasi Laptop Bagus: Vivobook & Zenbook Pilihan Terbaik untuk Harian













