Connect with us

Lifestyle

Kenapa Masih Ada Makanan dalam Feses yang Belum Hancur?

Pernahkah Anda ketika buang air besar dan menemukan ada beberapa makanan yang belum hancur dalam feses? Apakah ini tanda kalau makanan itu tidak dicerna dengan baik oleh tubuh? Apakah ini menandakan sesuatu yang berbahaya terjadi dalam usus? Tenang dulu, coba cari jawabannya di bawah ini kenapa bisa ada makanan dalam feses yang masih utuh.

Apa penyebabnya makanan belum hancur dalam feses?

Penyebab paling umum kenapa suatu makanan tidak hancur dalam feses adalah makanan tersebut berserat tinggi. Tubuh tidak bisa menghancurkan makanan berserat tinggi seperti makanan lainnya. Namun ini bukan berarti hal ini buruk bagi Anda.

Justru, keberadaan makanan tinggi serat ini memberikan manfaat. Dengan adanya makanan tinggi serat ini, meskipun tidak bisa dihancurkan, makanan tersebut merangsang usus untuk bergerak. Makanan tinggi serat inilah yang membuat usus lebih mudah mendorong makanan yang masuk hingga dikeluarkan ke anus.

Advertisement

Contoh beberapa makanan yang berserat tinggi dan sering tidak dapat dicerna tubuh:

  • Kacang polong
  • Kacang tanah dan kacang-kacangan lainnya
  • wortel
  • Biji-bijian
  • Jagung
  • Kulit sayuran dan beberapa sayuran lainnya seperti dedaunan.

Sebagai contoh jagung sebagai makanan yang sering muncul kembali dalam feses Anda. Hal ini dikarenakan kulit terluar jagung mengandung komponen selulosa. Sedangkan tubuh tidak dapat memecah selulosa sehingga kulit terluar jagung tidak dapat dicerna.

Apakah ini berbahaya?

melancarkan buang air besar BAB

Ini sebenarnya bukan masalah dan tidak berbahaya. Beberapa orang mungkin mengkhawatirkan adanya makanan yang belum hancur dalam feses. Akan tetapi, ini sifat alamiah tubuh, tubuh tidak bisa memecah semua bentuk serat.

Meskipun makanan dalam feses yang terjadi ini tidak berbahaya, tapi ada beberapa pengecualian. Adanya makanan yang tidak dicerna bisa juga menunjukan bahwa makanan lewat terlalu cepat melalui saluran pencernaan dan ini artinya tubuh tidak bisa mencernanya dengan baik.

Ketika Anda melihat makanan-makanan yang baru dimakan langsung dikeluarkan oleh tubuh kurang dari 24-36 jam, disertai dengan perut seperti kram, feses berminyak, maka Anda harus waspada.

Advertisement

Sebab, ini bisa menandakan terjadinya suatu gangguan dalam pencernaan. Kalau tidak diatasi dengan tepat, kemampuan tubuh Anda untuk menyerap zat gizi akan menurun.

Temui dokter Anda jika Anda juga mengalami gejala ini:

  • Perubahan kebiasaan buang air besar, seperti sulit mengontrol pengeluaran feses
  • Penurunan berat badan tanpa sebab
  • Ada darah di feses Anda
  • Terjadi diare yang terus menerus

Jika gejala-gejala tersebut muncul, itu bisa menandakan ada sesuatu yang terjadi dalam tubuh, seperti mengalami penyakit celiac, penyakit crohn, iritasi usus, atau intoleransi laktosa. Perlu pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter Anda.

Bagaimana caranya mengurangi makanan dalam feses yang masih utuh?

mencegah penuaan dini dengan makanan

Meski tetap utuh, tapi sebaiknya buat makanan tersebut dalam bentuk yang lebih kecil sebelum Anda makan. Misalnya daun singkong yang Anda masak dipotong-potong pendek, tidak utuh berbentuk daun.

Anda juga bisa dengan mengunyah makanan lebih sering lagi. Ini agar wujud makanan berserat ukurannya semakin kecil yang akan masuk ke dalam tubuh dan mempermudah enzim pencernaan untuk memecahnya.

Advertisement

Pilihan lainnya Anda bisa mengukus sayurannya. Ini dilakukan agar tekstur makanannya jadi lebih lembut. Makanan yang lembut membuat tubuh lebih mudah untuk mencernanya dalam tubuh

Selain itu, Anda bisa menambahkan probiotik, dan banyak air putih untuk melarutkan segala makanan dalam sistem pencernaan.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport6 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport6 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport6 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport6 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional6 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan7 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional2 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis3 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Sport3 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Populer