Lifestyle
Jangan Sembarangan Berikan Yogurt untuk Anak, Ini Panduan Memilihnya

Yogurt adalah makanan kaya protein yang bisa bantu melancarkan pencernaan. Yogurt bukan hanya bermanfaat untuk orang dewasa, anak-anak pun ternyata membutuhkannya juga. Akan tetapi, sejak kapan anak bisa mulai makan yogurt? Yogurt untuk anak sebaiknya harus yang seperti apa?
Di usia berapa ortu boleh berikan yogurt untuk anak?
Yogurt bukan hanya susu yang berbentuk kental, melainkan hasil dari susu yang difermentasikan. Dilansir dalam laman Verywell, Anda sudah bisa memberikan yogurt untuk anak sejak ia berusia 6 bulan.
Pada usia di atas 6 bulan, anak sudah boleh memulai makan makanan yang bertekstur lebih padat dari sebelumnya yang hanya ASI.
Jika Anda masih merasa was-was, terlalu dini pemberian yogurt, Anda bisa memberikannya di usia 9 atau 10 bulan. Kebanyakan para orang tua mengenalkan yogurt di usia 9 atau 10 bulan.
Yang jelas, takaran saji yogurt untuk anak usia dari 8-12 bulan yang dianjurkan adalah sebanyak ¼ atau ½ cangkir. Ketika anak Anda memasuki usia 12-24 bulan, Anda bisa memberikannya lebih dari ½ cangkir yogurt.
Selain mempertimbangkan kapan pemberiannya, Anda juga harus berhati-hati dengan jenis yogurt yang Anda beli.
Berhati-hatilah memilih yogurt untuk anak

Yogurt memang bisa jadi camilan sehat untuk sang buah hati. Akan tetapi, yogurt juga bisa jadi junk food untuk anak. Sebab, beberapa merek yogurt mengandung pemanis buatan sebagai tambahan, pewarna buatan, tinggi sirup jagung fruktosa, dan bahan pengental. Yogurt seperti ini sebaiknya dihindari dan tidak diberikan pada si kecil.
Selain itu, pilih yogurt asli yang memang mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang bisa melancarkan pencernaan. Untuk tahu apakah produk itu mengandung probiotik, sebaiknya Anda baca label makanan dulu sebelum membelinya.
Jika terdapat label produk mengandung bakteri aktif, itu artinya bakteri baik di dalam yogurt masih hidup dan belum hancur akibat proses pembuatan yogurt.
Sebaiknya juga pilihlah yogurt plain, ini untuk mengurangi kemungkinannya ada pemanis dan pewarna tambahan yang tidak perlu untuk anak.
Baca juga informasi nilai gizi yang tertera pada yogurt kemasan apakah ada gula tambahannya. Biasanya kandungan gula laktosa cukup aman untuk si kecil karena alami dari yogurt, bukan pemanis tambahan.
Jika ada kata gula atau sebutan kristal tebu, pemanis gaung, sirup jagung, fruktosa, dekstrosa, maltosa, sirup malt, sukrosa perhatikan seberapa besarnya. Sebaiknya yang tidak mengandung gula tambahan atau yang kandungan gula tambahannya paling sedikit.
Jika anak Anda masih di bawah 2 tahun, tidak dianjurkan untuk memberikan yogurt dengan label rendah lemak
Bagaimana jika anak saya alergi susu apa boleh makan yogurt?

Jika si kecil memiliki alergi terhadap protein susu. Sebaiknya jangan berikan yogurt dahulu kepada anak. Diskusikan dulu pada dokter, apakah mungkin memberikan anak yogurt. Sebab, yogurt juga mengandung laktosa seperti susu meskipun kandungan laktosa nya sedikit berbeda.
Bila Anda belum mengetahui kondisinya dengan pasti, coba berikan dan lihat efeknya. Setelah Anda memberikannya yogurt, tunggulah setidaknya 3 hari ke depan apakah ada reaksi alergi pada anak.
Selama 3 hari ke depan ini jangan berikan makanan baru lainnya agar bisa melihat efek sebab dan akibat dari yogurt ke tubuh anak.
Gejala umum reaksi alergi seperti, bintik-bintik merah, gatal, bengkak di sekitar bibir atau mata, muntah dalam waktu dua jam setelah makan-makanan baru yang.
Jika gejala ini terjadi, kemungkinan anak Anda mengalami alergi. Pastikan kondisinya ke dokter anak Anda.
Cara mengolah yogurt untuk anak

Setelah memilih yogurt plain, Anda bisa mencampurnya dengan buah kesukaan anak yang sudah dipotong-potong kecil sesuai kemampuan makannya.
Selain itu Anda juga bisa membuat makanan lunak dari campuran buah seperti mangga atau strawberry. Setelah diblender, kemudian tambahkan yogurt plain ini dan jadilah smoothie.
Kabartangsel.com
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
























