Nasional
Kepala BKP Kementan : Optimalkan Serap Gabah Petani

Sinergi dan kemitraan untuk mengoptimalkan serapan gabah dan beras petani di Januari-Maret, harus dimanfaatkan sebesar-besarnya. Demikian disampaikan Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi dalam Rapat Koordinasi Serap Gabah Petani (Sergap) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (23/1) di Kantor Divre Bulog.
Target Sergap Bulog Divre Sumsel 2019 adalah sebesar 70.571 ton beras, di mana pada bulan Januari-Maret ditargetkan dapat menyerap 56.514 ton beras.
“Kita harus yakin dan optimis target sergap di Sumsel akan tercapai. Untuk itu Divre dan Sub Divre harus proaktif mencari gabah yang akan dipanen. Bukan menunggu bola,” tegas Agung.
Menurut Agung, yang tidak kalah penting adalah sinergitas dari seluruh stakeholder harus diperkuat.
“Perkuat sinergitas dengan seluruh stakeholder, ajak mereka turun ke lapangan bersama-sama,” jelas Agung.
Ka Divre Bulog Sumsel, M. Yusuf, juga menyatakan optimismenya untuk mencapai target serapan tahun ini, dengan cara mempermudah mekanisme terkait dengan perizinan dan uang jaminan dari mitra kerja.
“Terkait perizinan, saat ini yang bisa memasok beras ke Bulog tidak harus yang sudah berbadan hukum, bahkan perorangan bisa memasok beras ke Bulog tanpa harus ada uang jaminan,” ujar Yusuf.
Dalam kesempatan ini, Tim Sergap TNI AD melalui koordinatornya, Kol. Tjatur menyampaikan komitmennya untuk membantu Bulog dalam merealisasikan target yang sudah ditetapkan.
“Kami berkomitmen kuat untuk membantu menyukseskan program ini, marilah kita bangun keyakinan bahwa target Sergap bisa tercapai melalui peran kita masing-masing”kata Tjatur.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Prov. Sumsel,Taufiq Gunawan
menyebutkan adanya kebijakan Gubernur Sumsel terkait pemberian berupa beras kepada para ASN lingkup Provinsi Sumsel, sehingga merupakan outlet tersendiri bagi Bulog untuk menyalurkan hasil serapan beras yang ada.
Pada kesempatan itu Agung juga menekankan pentingnya peran serta dari mitra kerja Bulog dalam membantu merealisasikan target Sergap.
“Kepada para mitra kerja saya berharap anda mau menyisihkan sebagian beras yang anda miliki untuk dijual ke Bulog”ujar Agung.
Demikian pula kepada gapoktan penerima bantuan, Agung berpesan agar ikut membantu Bulog dengan menjual sebagian hasil panennya ke Bulog.
Pada bagian lain, Agung meminta Kepala BPTP untuk memberikan pelatihan teknis kepada para anggota TNI agar bisa melakukan identifikasi terhadap mutu beras dari para petani.
Rakor sergap dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Prov. Sumatera Selatan, Kepala Divre Bulog Sumsel, Koordinator Tim Sergab TNI AD untuk Provinsi Sumatera Selatan. Hadir juga dalam rakor tersebut perwakilan Dinas Pertanian Provisi Sumsel, Kepala BPTP Prov. Sumsel, Kepala Balai Karantina Kelas I Palembang, para Komandan Kodim dan undangan lainnya termasuk para mitra kerja Bulog.
Pemerintahan7 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis4 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum4 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Otomotif7 hari ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Jabodetabek4 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Sport1 minggu agoJadwal Timnas Indonesia Piala AFF 2026




























