Kepala Kantor Kemenag Tangsel: Hentikan Perang Opini di Medsos Tentang Hasil Pemilu dan Pilpres

By on Kamis, 18 April 2019
Kepala Kantor Kemenag Tangsel: Hentikan Perang Opini di Medsos Tentang Hasil Pemilu dan Pilpres

CILENGGANG (Kabartangsel.com) –  Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Abdul Rojak, menggunakan hak pilihnya pada Pemilu dan Pilpres 2019. Kepala Kantor memilih di TPS 15 Cilenggang, pada pukul 07.30 WIB dengan nomor urut panggilan ke-3.

“Potensi ancaman, teror, intimidasi, dan konflik yang diprediksi akan terjadi pada saat Pemilu dan Pilpres ternyata tidak terbukti. Ini membuktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang beradab dan cerdas dalam berdemokrasi,” ujarnya.

Kepala Kantor mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kedamaian pasca Pemilu dan Pilpres.

“Siapa pun yang menang, kita harus menerima dengan legowo dan hati terbuka. Kita doakan presiden terpilih nanti akan amanah dan membawa Indonesia menjadi Baltatun Thoyyibatun wa Robbun Ghafuur,” tuturnya.

Kepala Kantor yakin masyarakat bisa menjaga situasi keamanan dan ketertiban, karena Indonesia sudah menggelar pemilihan umum secara langsung ini bukan pertama kalinya dan terbukti proses pemilu selalu aman.

“Saya juga berharap semua pihak harus berpikir lebih luas terhadap  Indonesia. Sebab Pemilu ini hanya  berlangsung sebentar, dan lima tahun sekali,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kepala Kantor berpesan agar semua pihak menahan diri apapun hasil Pilpres mendatang. Siapapun yang menang dalam pilpres, masyarakat harus tetap mengutamakan persatuan Indonesia.

“Apabila tidak sesuai dengan yang diinginkan oleh kubu masing-masing, itu merupakan romantika dan dinamika politik. Namun semuanya harus kembali pada keutuhan Indonesia,” sambungnya.

Secara khusus, Kepala Kantor berpesan kepada keluarga besar Kemenag Tangsel agar menghentikan perang opini di Medsos tentang hasil Pemilu dan Pilpres.

“Kita cukup menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU. Mari kita fokus kerja, urusan hasil Pemilu dan Pilpres itu wewenang KPU dan Bawaslu. Kita jaga persatuan dan kedamaian sesama kita,” pungkasnya. (Kemenag Tangsel)