Connect with us

Opini

Kitab-kitab Ilmu Hikmah Bukan Kitab Sihir

Oleh: Hamdan Suhaemi

Ada ustadz yang sok pintar membongkar kitab Syamsul Ma’arif karya Syaikh Ali al-Buni, dengan menyimpulkan kitab tersebut berisi ilmu sihir.

Kesimpulan gegabah dan tidak berbasis penilaian obyektif, lebih kepada kesimpulan yang tendensius.

Ustadz yang praktisi ruqyah sama sekali tidak pernah mendalami, hanya membaca dan langsung menyimpulkan.

Advertisement

ini sikap dholim atas sesuatu yang belum tentu salah tapi sudah buru-buru disebut salah, lebih jelas sudah berani memvonis itu sihir.

 

Perlu diketahui, bahwa kitab-kitab yang berisi ilmu hikmah seperti Syumusul Ma’arif, Mamba’ul Ushul Hikmah, al-Aufaq, Mujarabat al-Dairobi, Khozinatul Asror, dan kitab Gur’ah. Semua yang disebut ini bukan berisi ilmu sihir, tapi ilmu hikmah, ilmu yang menggali rahasia spiritualitas, makna yang ada daya manfaatnya di setiap huruf, lafadz dan ayat di dalam Al-Qur’an. Sebab tafsir atas lafdz al-Hikmah itu adalah ilmu. Tentu ilmu itu kalau tertuju pada maslahat, manfaat dan kemuliaan pasti disebut golongan ilmu putih, akan berbeda dengan tujuannya keburukan, mafsadat, dan merugikan serta mencelakai orang dan ini disebut ilmu hitam.

 

Advertisement

Selama huruf, lafadz, dan ayat-ayat Al-Qur’an jadi patokan, jadi prinsipnya dan jadi sumbernya selama itu bukan terkategori sihir atau yang menyesatkan.

Keliru besar jika apapun yang bersumber dari Al-Qur’an begitu mudah dan asbun untuk mengatakan kitab-kitab tersebut di atas adalah kumpulan sihir. Ini orang yang bilang begitu adalah tengil dan sok tahu.

Perhatikan penjelasan dari yang menulis atau muallif kitab (Mambaul hikmah dan Syamsul Ma’arif ) yang dituduh kitab sihir tersebut. Yang sudah detil menta’lif beberapa kitab yang fokus pada ilmu hikmah, yaitu Abul ‘Abbas Ahmad ‘Ali al-Buni (w. 622 H).

Dalam mukaddimah kitab masyhurnya, Syamsul Ma‘arifil Kubra, ia mengatakan:

Advertisement

إِنَّ الْمَقْصُوْدَ مِنْ فُصُوْلِ هَذَا الْكِتَابِ اَلْعِلْمُ بِشَرْفِ أَسْمَاءِ اللهِ تَعَالَى وَمَا أَوْدَعَ اللهُ تَعَالَى فِيْ بَحْرِهَا مِنْ أَنْوَاعِ الْجَوَاهِرِ الْحِكْمِيَّاتِ وَلَطَائِفِ الْإِلَهِيَّةِ وَكَيْفِ التَّصَرُّفِ بِأَسْمَاءِ الدَّعَوَاتِ وَمَا تَابِعِهَا مِنْ حُرُوْفِ السُّوَرِ وَالْأٰيَاتِ، وَجَعَلْتُ هٰذَا الْكِتَابَ فُصُوْلًا لِيَدُلُّ كُلُّ فَصْلٍ عَلَى مَا اخْتَارَهُ وَأَحْصَاهُ مِنْ عُلُوْمٍ دَقِيْقَةٍ يُتَوَصَّلُ بِهَا لِلْحَضْرَةِ الرَّبَّانِيَّةِ مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلَا إِدْرَاكِ مَشَقَّةٍ وَمَا يُتَوَصَّلُ بِهَا إِلَى رَغَائِبِ الدُّنْيَا وَمَا يَرْغَبُ فِيْهِا…. ( شَمْسُ الْمَعَارِفِ الْكُبْرَى لِلْإِمَامِ عَلِيْ اَلْبُوْنِي،)

Artinya: Bahwa tujuan dari penulisan kitab ini adalah untuk mengetahui kemuliaan asma (nama-nama) Allah SWT dan segala yang Allah SWT simpan dalam samudera asma-Nya: beragam permata kebijaksanaan, isyarat atau rahasia ketuhanan (al-latha’iful Ilahiyyah), dan tata cara mengamalkan asma untuk doa-doa, serta segala yang mengikuti asma-asma tersebut berupa huruf-huruf surat dan ayat-ayat mencakup ilmu-ilmu yang mendalam yang dipergunakan untuk bersimpuh ke hadapan Tuhan tanpa susah payah dan tanpa kesukaran, juga mencakup ilmu-ilmu yang dipergunakan untuk mencapai kesenangan dan kenikmatan dunia.

Dalam kitab al-Adzkar, Imam Nawawi menjelaskan kebolehan membuat wafaq dan membacakan dari huruf, lafadz dan ayat Al-Qur’an.

قَالَ الشَّافِعِي وَاْلأَصْحَابُ يُسْتَحَبُّ أَنْ يَقْرَؤُوْا عِنْدَهُ شَيْئًا مِنَ اْلقُرْآنِ قَالُوْا فَإِنْ خَتَمُوْا الْقُرْآنَ كُلَّهُ كَانَ حَسَنًا (الأذكار النووية)

Advertisement

Artinya : Imam Syafi’i dan muridnya telah mengatakan bahwa dibolehkan untuk membacakan sesuatu dari al-quran, mereka menanggapi maka jika menghantamkan Alquran keseluruhan itu disebut kebaikan.

Pendapat Imam Syafi’i di atas bahwa boleh dibacakan huruf, lafadz dan atau ayat-ayat Alquran untuk digunakan sebagai obat, dan penangkal, atau pengusiran dari jin yang menyurupi tubuh orang.

Hal ini sudah menjadi kelaziman di seluruh penduduk Muslim di dunia, dan khususnya di Indonesia.

Derajat antara membaca dan menulis ayat itu sama, karena itu dihukumi tidak boleh membaca dan menulis ayat Al-Qur’an jika punya hadats, karena itu harus wudlu atau mandi Besar.

Advertisement

Lihat pula pendapat imam Ibnu Hajar al-Haetami, dalam kitab Fatawi al-Haditsiyah soal kebolehan wafaq, rajah dan asma. Selama itu manfaat, dan tidak bertujuan menipu.

وَسُئِلَ) فَسَحَ اللّٰهُ فِيْ مُدَّتِهِ، مَا حَكْمُ الْأَوْفَاقِ؟ (فَأَجَابَ) نَفَعَ اللّٰهُ بِعُلُوْمِهِ بِأَنَّ عِلْمَ الْأَوْفَاقِ يَرْجِعُ إِلَى مُنَاسَبَاتِ الْأَعْدَادِ وَجَعْلِهَا عَلَى شَكْلٍ مَخْصُوْصٍ، وَهَذَا كَأَنْ يَكُوْنَ بِشَكْلٍ مِنْ تِسْعِ بُيُوْتٍ مَبْلَغُ الْعَدَدِ مِنْ كُلِّ جِهَةٍ خَمْسَةُ عَشَرَ، وَهُوَ يَنْفَعُ لِلْحَوَائِجِ وَإِخْرَاجِ الْمَسْجُوْنِ وَوَضْعِ الْجَنِيْنَ وَكُلِّ مَا هُوَ فِيْ هَذَا الْمَعْنَى… وَكَانَ الْغَزَالِيُّ رَحِمَهُ اللّٰهُ يُعِثُّنِيْ بِهِ كَثِيْرًا حَتَّى نُسِبَ إِلَيْهِ، وَلَا مَحْذُوْرَ فِيْهِ إِنِ اسْتُعْمِلَ لِمُبَاحٍ، بِخِلَافِ مَا إِذَا اسْتُعِيْنَ بِهِ عَلَى حَرَامٍ، وَعَلَيْهِ يُحْمَلُ جَعْلُ الْقَرَافِيُّ الْأَوْفَاقَ مِنِ السِّحْرِ (فَتَاوِي الْحَدِيْثِيَّةِ لِابْنِ حَجَرٍ اَلْهَيْتَمِيِّ ).

Imam Ibnu Hajar dari pendapat di atas ini dimaksud bahwa semua aufaq ( wafaq apapun ) jika itu untuk manfaat dapat memenuhi kebutuhan, dan mafaat pada lainnya adalah kebolehan. Bahkan imam al-Ghozali pun menguatkan itu boleh jika bertujuan menolong dan memberi kemanfaatan. Tetapi jika wafaq itu digunakan menolong pada keharaman, itu bisa jadi bersumber dari sihir.

 

Advertisement

Kitab hikmah Syamsul Maarif Kubro, kitab Abu Masar Al Aufa. Kitab Majmu’ah, Kitab Tajul Muluk, dan kitab-kitab yang disebut di atas, tidak boleh disebut kitab sihir, atau mengandung klenik, meskipun secara logika itu adalah irasional.

Maka yang perlu disikapi itu mengaji, ijazahan dan amalkan, bukan membongkar kitab tersebut di atas, dengan kesimpulan menyesatkan.

Belum tahu dan belum paham maksudnya tapi berani seolah yang paling tahu.

Dalam praktiknya, kelima kitab kuning klasik itu digunakan sesuai fungsi dan kebutuhan, mulai doa untuk mencari rezeki, jodoh, pengaruh, jabatan, hingga soal kesaktian, yang bisa digunakan untuk menjaga diri pribadi dan keluarga.

Advertisement

Dalam sejarah dakwah Islam di Nusantara, Ilmu Hikmah dikembangkan oleh para Wali Songo yang dipelopori Sunan Ampel yang membawa kitab-kitab berisi wejangan ilmu gaib asal Campa yang disebut Tapuk Cakarai yang berisi ilmu wifiq, rajah, azimat, asmaa’, petungan a-ba-ja-dun-ha-wa-zun, wirid, hizb, doa khusus, tawassul, dan lain-lain.

Kitab Tapuk Cakarai berisi wejangan ilmu gaib inilah yang belakangan dirangkum oleh para kyai, alim ulama keturunan Wali Songo sebagai pusaka warisan leluhur yang diformulasikan dengan pengetahuan mistik lokal yang dikenal dengan sebutan primbon, yang bermakna khazanah kelimpahan pengetahuan.

Sebagai kitab pegangan dalam Ilmu Hikmah, Primbon tentu saja hanya salah satu dari kitab warisan yang dipusakakan.

Sebab setelah Wali Songo, para ulama penerus dakwah Islam menggunakan kitab-kitab pegangan Ilmu Hikmah asal Timur Tengah yang masyhur seperti Kitab Syamsul Ma’arif, Al-‘Aufaq, Tajul Muluk, Silakhul Mu’min, Al-Mubarak, Mujarabah, Dalail al-Khairat, Mu’asrar, dan lain-lain.

Advertisement

Selama rentang waktu ratusan tahun, Ilmu Hikmah banyak digunakan oleh masyarakat tradisional sebagai salah satu ikhtiar untuk mengatasi berbagai macam kesulitan dalam kehidupan yang kadang kala tidak bisa dipecahkan oleh kekuatan jasmani dan akal.

Sebaiknya, pernyataan bahwa kitab Syamsul Ma’arif, kitab aufaq, kitab Mambaul Ushul al-hikmah, Mujarabat dan lainnya disebut sumber sihir, harus dicabut. Sebab itu keliru.

Ditegaskan bahwa apabila mau menggunakan kitab-kitab tersebut di atas dengan tujuan maslahat manfaat boleh digunakan, dan jelas itu bukan sihir. Ilmu Islam itu luas, dan beragama itu wajib dengan ilmu.

Serang, 22 Agustus 2022
Wakil Ketua PW GP Ansor Banten
Ketua PW Rijalul Ansor Banten.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional6 jam ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport8 jam ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport9 jam ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport15 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport1 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport1 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport1 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport1 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport2 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional3 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional4 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport5 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport2 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport2 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional3 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis3 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis3 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis3 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Sport3 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis3 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis3 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis3 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional3 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis3 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Nasional3 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional3 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional3 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer