Opini
Jangan Kesankan Indonesia Negara Bobrok

Oleh: Sonny Majid
Jangan sampai kepercayaan investor terhadap produk hukum menjadi rapuh.
Tata kelola pemerintahan menjadi penentu kaya atau miskinnya suatu negara. Berarti yang dimaksudkan adalah tata kelola pemerintahan yang baik. Pemerintah (kekuasaan) harus mampu memberikan kepastian hukum atas setiap kebijakan yang dikeluarkan, sebuah kebijakan yang tidak berubah-ubah.
Jika pemerintah tidak mampu menggaransi kepastian hukum tersebut, maka mengesankan Indonesia sebagai negara bobrok. Jangan sampai kepercayaan investor terhadap produk aturan/hukum menjadi rapuh.
Pemerintah tidak bisa lagi menerapkan investasi yang ugal-ugalan, sudah harus mengarah pada investasi yang ramah lingkungan- bertanggung jawab terhadap lingkungan dan tidak melanggar HAM (hak asasi manusia), sebagaimana ramai diperbincangkan publik terkait investasi di wilayah Papua.
Praktik proyek strategis nasional (PSN) di Papua, dianggap oleh banyak kalangan tidak bertanggung jawab terhadap lingkungan (memicu kerusakan) bahkan melanggar HAM, akibat ada masyarakat adat terusir dari ruang hidupnya. Awalnya pemerintah mengatasnamakan ketahanan pangan, alih-alih berubah menjadi proyek ketahanan energi. Akibatnya terjadi kegiatan eksplotasi kawasan dalam jumlah besar.
MEMFORMULASI ULANG APBN
Dengan kondisi ekonomi yang terancam kian memburuk, pemerintah bisa merumuskan ulang pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan 8% hingga 2029, dan memformulasi APBN yang lebih adaptif/dinamis merespon situasi internasional dan nasional.
“Terpenting adalah mempertahankan, menguatkan kembali daya beli masyarakat kelas menengah dan bawah.” Sejauh ini, konsumsi sektor rumah tangga (konsumen-masyarakat) masih berkontribusi paling besar terhadap pertumbuhan ekonomi.
Sri Moertiningroem, Kepala Biro Protokol dan Humas Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM dalam sebuah kesempatan menegaskan, realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp498,8 triliun lebih atau 5,61% (yoy), dengan kontribusi investasi (PMTB)- Pembentukan Modal Tetap Bruto.
Pertumbuah PMTB tersebut dinilai sejalan dengan peningkatan realisasi investasi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sebesar 7,22% (yoy). Capaian ini diklaim telah menyerap tenaga kerja sebanyak 706.569 orang. Sementara Presiden Prabowo Subianto keukeh menargetkan pertumbuhan ekonomi 8% sampai dengan 2029.
Bisnis2 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan2 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Bisnis4 minggu agoSharp Indonesia Ajak Masyarakat Berpartisipasi di “Run for the Future” tanggal 21 Juni 2026
Tangerang4 minggu agoPN Tangerang Kabulkan Gugatan Developer atas Sengketa Lahan di Kadu Jaya Curug
Bisnis4 minggu agoAQUVIVA Berangkatkan Umrah 3 Marbot Masjid dan 6 Pemenang Kejutan Tutup Botol Ramadan ke Tanah Suci
Bisnis4 minggu agoLay’s Jadi Sponsor Resmi FIFA World Cup 2026
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Bisnis4 minggu agoKebijakan Bebas Pajak EV Dinilai Percepat Pertumbuhan SPKLU Swasta






















