Bisnis
KlikDokter Hadirkan Layanan Kesehatan Berbasis AI

Perusahaan teknologi data kesehatan GI VITA resmi berkaloborasi dengan KlikDokter, untuk menghadirkan layanan kesehatan berbasis AI (Artificial Intelligence). Kolaborasi keduanya ditandai dengan penandatanganan MOU antara GI VITA dengan KlikDokter, pada September ini.
KlikDokter merupakan anak perusahaan Kalbe Farma, perusahaan farmasi terbesar di Asia Tenggara. KlikDokter juga dikenal sebagai perusahaan telemedicine dan e-pharmacy Indonesia yang telah memiliki 20 juta MAU (Monthly Activity User) di tahun ini.
Sebagai induk perusahaan, Kalbe Farma dikenal sebagai perusahaan farmasi terbesar di Asia Tenggara dengan menguasai pasar sebesar 76 triliun won dan mencapai penjualan sekitar 2 triliun won pada tahun 2021. Selain itu, telah membentuk usaha patungan “KG Bio” dengan perusahaan farmasi dalam negeri “Genexine” untuk bekerja sama dalam pengembangan, produksi, dan distribusi vaksin.
Adapun GI VITA adalah perusahaan yang menyediakan aplikasi kesehatan AI bernama “ROTHY” yang membantu pengguna mengelola kesehatan oleh mereka sendiri. Data lifelog secara real-time dapat dikumpulkan dan dikelola melalui ROTHY. Aplikasi ini juga menyediakan “Panduan Hidup Sehat” berdasarkan teknologi AI yang dikembangkan oleh para profesional data.
Melalui kolaborasi ini, GI VITA menyempurnakan KlikDokter dengan solusi AI untuk mengumpulkan data lifelog menggunakan jam tangan pintar dan timbangan pintar serta menganalisis data yang dikumpulkan dari perangkat dan aplikasi. GI VITA percaya pada kemungkinan penggunaan telemedicine data lifelog melalui KlikDokter. Selain itu, kerja sama dengan Kalbe Farma Group ini akan membuka jalan untuk GI VITA masuk ke pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Diungkapkan CEO KlikDokter Hendra Tjong, “KlikDokter akan meningkatkan kualitas layanan melalui solusi AI GI VITA dan menjadi dasar untuk perluasan layanan melalui data lifelog.”
Sementara itu, CEO GI VITA Kilyeon Lee mengatakan, “Kemitraan ini sangat signifikan, karena telah diakui keahliannya dalam hubungan perangkat pintar dan pengembangan algoritma data lifelog. Dan kami akan mempercepat pengembangan pasar di luar negeri.”
(rls/MC)
Bisnis5 hari agoAQUVIVA Berangkatkan Umrah 3 Marbot Masjid dan 6 Pemenang Kejutan Tutup Botol Ramadan ke Tanah Suci
Jabodetabek5 hari agoDelapan SD Terbaik DKI Jakarta dan Banten Berkompetisi di DANCOW Indonesia Cerdas Season 2
Nasional7 hari agoRaker dengan DPR, Menteri Maman Abdurrahman Paparkan Evaluasi Anggaran dan Kinerja Kementerian UMKM Semester I 2026
Bisnis5 hari agoGoogle dan Terralogiq Bahas Masa Depan Geospatial AI untuk Bisnis Indonesia
Bisnis6 hari agoJobstreet by SEEK Dukung SV UGM Career Days 2026
Nasional6 hari agoHari Kebangkitan Nasional 2026, Prof Asep Saepudin Jahar Tekankan Kebangkitan SDM, Inovasi, dan Kemandirian Menuju Indonesia Emas 2045
Nasional7 hari agoMenteri Maman Abdurrahman Soroti Biaya Layanan Marketplace yang Membebani UMKM
Bisnis5 hari ago77 Persen Perusahaan Sulit Cari Talenta, BINUS Hadirkan Program Siap Karier






















