Lifestyle
Konsultasi dengan Teman yang Bekerja Sebagai Psikolog, Bolehkah?

Psikolog dan teman baik Anda sama-sama akan mendengarkan setiap masalah yang Anda alami. Bedanya, seorang psikolog juga membantu Anda menyelesaikan masalah secara profesional melalui terapi psikologis. Lantas, jika Anda memiliki teman yang bekerja sebagai psikolog, bolehkah Anda melakukan konsultasi dengan cara yang sama?
Dampak konsultasi bersama teman sekaligus psikolog

Konsultasi dengan psikolog diawali dengan obrolan mendalam tentang masalah yang Anda alami. Obrolan ini biasanya dirancang agar Anda merasa aman dan nyaman. Anda bahkan bisa saja merasa sedang mengobrol bersama teman selama sesi konseling.
Namun, konsultasi bersama psikolog dan obrolan dengan teman adalah dua hal yang tidak dapat disamakan. Sekalipun teman Anda bekerja sebagai psikolog, ada beberapa hal yang membuat Anda tidak bisa menjadikannya sebagai terapis pribadi, yakni:
1. Seorang psikolog harus bersikap profesional
Melansir laman Good Therapy, psikolog adalah tenaga kesehatan jiwa yang terdidik secara profesional. Ia terlatih untuk menilai kondisi Anda berdasarkan kaidah ilmu psikologi. Saat menyimak cerita Anda, psikolog perlu menghubungkannya dengan teori yang telah ia pelajari.
Teman menyimak cerita Anda karena ingin memberi saran atau hanya mendengarkan. Hal ini tidak salah, tapi tanggapan dari seorang teman biasanya dipengaruhi rasa peduli kepada Anda. Respons teman memang menenangkan, tapi belum tentu membuat Anda bisa menyelesaikan masalah.
2. Seorang psikolog harus bersikap objektif
Saat Anda melakukan konsultasi dengan teman yang bekerja sebagai psikolog, ia perlu bersikap objektif. Objektif artinya netral dan tidak memihak. Ia tidak bisa mencampurkan pendapatnya dengan keputusan pribadi Anda. Sayangnya, hal ini amat sulit dilakukan.
Misalnya, Anda berkonsultasi dengan teman untuk mengatasi sikap posesif terhadap pasangan. Di sisi lain, teman Anda paham bahwa Anda melakukannya karena merasa kurang diperhatikan. Bersikap objektif tentu sulit karena teman Anda mungkin ingin memberikan dukungannya.
3. Terapi dengan psikolog bersifat rahasia
Terapi dengan psikolog terasa nyaman karena semua yang Anda ceritakan bersifat rahasia. Dengan cara ini, Anda bisa bercerita dengan lebih terbuka sehingga psikolog dapat menggali masalah yang Anda alami secara menyeluruh.
Saat Anda melakukan konsultasi dengan psikolog sekaligus teman, mungkin akan ada beberapa hal yang sulit diungkapkan. Anda mungkin takut ia merasa tidak nyaman atau tidak setuju dengan pendapat Anda sehingga masalah yang penting malah tidak tersampaikan.
4. Ada batasan-batasan tertentu
Terapi bersama psikolog terbagi menjadi beberapa sesi dan Anda hanya menjalani terapi sesuai waktu yang telah ditentukan. Selain batasan waktu, ada juga batasan yang membuat psikolog tidak bisa memberikan informasi pribadinya kepada Anda.
Semua ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan Anda serta psikolog. Batasan yang ada juga membantu psikolog untuk selalu bersikap profesional. Namun, batasan-batasan ini mungkin menjadi tidak jelas bila Anda melakukan konsultasi dengan teman sekaligus psikolog.
Tentu menyenangkan memiliki teman yang memahami ilmu psikologi. Pasalnya, Anda bisa mendapatkan saran yang terpercaya. Walau demikian, seorang teman tetaplah teman. Ia mungkin memihak pada Anda atau memberikan pendapat pribadinya.
Hal ini wajar bila Anda sedang curhat kepada teman, tapi tidak dalam sesi konseling. Jadi, Anda tetap dapat meminta saran dari teman yang bekerja sebagai psikolog, tapi tetap lakukan konsultasi dengan psikolog dari luar lingkaran pertemanan Anda.
Kabartangsel.com
Nasional4 minggu agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Jabodetabek4 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Jabodetabek4 minggu agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Kabupaten Tangerang4 minggu agoIntan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Kabupaten Tangerang Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemerintahan4 minggu agoPRA SPMB 2026 Dibuka, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota SMP Negeri





























