Pemerintahan
Lebih Mudah dan Transparan, Pelaksanaan SPMB SDN dan SMPN 2025 di Tangsel Terapkan Sistem Online

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memastikan akan melaksanakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 secara online untuk jenjang Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). Untuk sistem online SDN pertama kali dilaksanakan dan diharapkan lebih mudah dan transparan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tb. Asep Nurdin mengatakan, sistem SPMB dilaksanakan secara online melalui aplikasi berbasis website.
“Untuk sistem SPMB SD Negeri dalam tahap ujicoba. Pada saat pendaftaran nanti, akan siap digunakan,” ujar Asep, Rabu (21/5/2024).
Asep menerangkan, sistem SPMB untuk jenjang SDN dikembangkan dari sistem yang sudah diterapkan untuk SMPN sejak 2018.
“Kami berupaya melakukan transformasi digital dari pendaftaran siswa SDN manual ke sistem online sebagai inovasi layanan publik yang inklusif, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Asep memastikan, aplikasi sistem online akan memudahkan masyarakat saat melakukan pendaftaraan di jenjang SDN maupun SMPN.
Dengan sistem online, orang tua tak perlu repot mengantre dan petugas tak khawatir kelelahan melayani.
“Tujuannya jelas, pertama untuk mempermudah akses, kemudian memperpendek waktu pendaftaran dan meningkatkan efisiensi. Jadi orang tua tidak perlu datang ke sekolah dan mengantre,” tegas Asep.
Tak hanya efektif secara waktu, dengan sistem pendaftaran online yang diterapkan di jenjang SD Negeri, akan meminimalisasi praktik titip menitip yang dimanfaatkan oknum.
“Kalau manual, potensi adanya berkas yang keselip akhirnya tidak terdaftar akan lebih besar kemungkinannya. Tapi dengan adanya digitalisasi, persoalan tersebut bisa diminimalisir,” kata Asep.
Asep menyadari, akan ada banyak tantangan dalam tahun awal penerapan sistem aplikasi untuk pendaftaran penerimaan siswa baru jenjang SDN.
Oleh karena itu, Diskominfo dan Dikbud Kota Tangsel akan menerapkan masa transisi hybrid di masa peralihan pendaftaran manual ke online.
“Orang tua tetap datang ke sekolah untuk menyerahkan dokumen persyaratan fisik atau digital, yang akan dilakukan verifikasi keaslian dokumen dan pendataan peserta ke sistem SPMB online, hingga selanjutnya proses pemeringkatan dan pengumuman tetap dilakukan secara online dan real-time,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Deden Deni mengatakan, penerapan sistem online untuk pendaftaran siswa baru SDN akan jadi lebih tertib dan transparan.
“Ini memudahkan masyarakat untuk mengakses fasilitas pendidikan untuk anak-anaknya,” ungkap Deden.
Deden menuturkan, penerimaan siswa baru di SD Negeri di Tangsel itu akan dilakukan sosialisasi secara masif agar sampai pada masyarakat dan tak alami kendala saat lakukan pendaftaran.
“Pengalaman penerapan sistem pendaftaran SMP Negeri, juga kita evaluasi untuk meminimalisir kendara di masyarakat,” tuturnya.
Nasional4 minggu agoProf Asep Saepudin Jahar: Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah Bangsa Menuju Integritas, Keadilan, dan SDM Unggul
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Pemerintahan4 minggu agoSekda Bambang Noertjahjo Ingatkan ASN Tangsel Jaga Integritas dan Profesionalisme
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Pemerintahan4 minggu agoPagar Alam Studi Tiru ke Tangsel, Pilar Saga Ichsan Paparkan Inovasi Digital dan Optimalisasi Pendapatan Daerah
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis3 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV





















