Dalam jejaring WhatsApp beredar pesan berantai yang menyebutkan Kementerian Kesehatan RI menyatakan akan terjadi ledakan kasus Covid-19 yang sangat luar biasa di Provinsi Jawa Timur.
Konon, pesan berantai itu juga menyertakan narasi yang menyebutkan beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur mengalami peningkatan jumlah pasien terinfeksi Covid-19, diantaranya menyebutkan Madiun 11.876 kasus, Magetan 300 kasus dan Kediri 575 kasus.
Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta informasi dalam pesan berantai itu tidak benar dan bukan berasal dari sumber kredibel.
Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur Benny Sampirwanto memastikan kabar tersebut adalah hoaks.
“Tidak ditemukan informasi yang menyebutkan bahwa Kemenkes RI menyampaikan informasi bahwa akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Jawa Timur dan jumlah kasus yang disebutkan pada pesan berantai tersebut berbeda dengan rilis kasus harian yang dikeluarkan gugus tugas Covid-19 Jawa Timur,” tegas Benny. (rls)
Pemerintahan6 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis4 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Otomotif6 hari ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Jabodetabek4 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Tokoh3 minggu agoDirum Perseroda PITS: Agus Supadmo, Aktivis yang Memilih Pulang dan Bekerja untuk Kotanya














