Dalam jejaring WhatsApp beredar pesan berantai yang menyebutkan Kementerian Kesehatan RI menyatakan akan terjadi ledakan kasus Covid-19 yang sangat luar biasa di Provinsi Jawa Timur.
Konon, pesan berantai itu juga menyertakan narasi yang menyebutkan beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur mengalami peningkatan jumlah pasien terinfeksi Covid-19, diantaranya menyebutkan Madiun 11.876 kasus, Magetan 300 kasus dan Kediri 575 kasus.
Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta informasi dalam pesan berantai itu tidak benar dan bukan berasal dari sumber kredibel.
Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur Benny Sampirwanto memastikan kabar tersebut adalah hoaks.
“Tidak ditemukan informasi yang menyebutkan bahwa Kemenkes RI menyampaikan informasi bahwa akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Jawa Timur dan jumlah kasus yang disebutkan pada pesan berantai tersebut berbeda dengan rilis kasus harian yang dikeluarkan gugus tugas Covid-19 Jawa Timur,” tegas Benny. (rls)
Sport4 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Banten4 minggu agoLamiPak Bersama Frisian Flag Resmikan Program Pengelolaan Sampah Kemasan Aseptik di Kabupaten Serang
Pendidikan4 minggu agoPahami Poin-Poin Perubahan Juknis Serdos Tahun 2026
Nasional3 minggu agoProf Asep Saepudin Jahar: Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah Bangsa Menuju Integritas, Keadilan, dan SDM Unggul
Nasional4 minggu agoHarga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Pemerintahan3 minggu ago379 Masjid dan 376 Musala di Tangsel Terhubung Internet Gratis, Diskominfo Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Edukasi














