Yoandra alias Oyon (50) warga Jalan Fajar Baru Utara RT 006/07 Kelurahan Cengkareng Timur Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat, menghembuskan nafas terakhirnya ketika korban sempat dilarikan ke RSUD Cengkareng setelah pisau tertancap di dada korban.
Pelaku ‘FW’ alias ‘FC’ (37) pun ditangkap unit Reskrim Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat setelah melarikan diri selama empat bulan.
Kejadian itu terjadi di Depan Pos RW 07, Jalan Fajar Baru RT 06/07 Cengkareng Timur, Cengkareng Jakarta Barat, Sabtu (28/07) lalu.

Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol H Khoiri SH MH menceritakan kronologi peristiwa tersebut. Menurutnya, sebelum saat kejadian pelaku yang sehabis mencari makanan ternak bebeknya dengan menggunakan sepeda motor melintas di dekat pasar pisang Cengkareng. Selanjutnya, korban menyerempet motor pelaku namun korban tetap jalan terus.
Pelaku pun mengejar korban, hingga sampai di lokasi kejadian, pelaku membalas menyerempet sepeda motor korban. Berikutnya, terjadi cek-cok mulut dengan disertai tindakan korban membenturkan kepalanya ke kepala pelaku yang saat itu menggunakan helm ke kepala pelaku sebanyak tiga kali.
“Pelaku sempat menghindar, namun korban masih merasa tidak senang dan mengejar pelaku,” terang Kompol Khoiri, Kamis (06/12/2018).
Kompol Khoiri melanjutkan, pelaku yang mengetahui dikejar korban, langsung berhenti dan mengeluarkan pisau dari dalam jok sepeda motornya dan memasukannya ke dalam tas.
Kemudian pelaku menghampiri korban sambil berkata“Bang, kepala gua berdarah nich ” lalu korban menjawab ” emang kenapa ? loe ga seneng ? loe mau ribut ?
“FW yang tak terima dengan tantangan korban langsung mengeluarkan pisau dari dalam tas nya dan membuka sarung pisau tersebut, sedangkan korban berusaha menghindar melarikan diri namun korban terjatuh,” ungkapnya.
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Antonius SH memaparkan, pada saat korban terjatuh, pelaku langsung menusukan pisau tersebut satu kali dan mengenai dada korban.
“Pada saat pelaku menusuk korban, sempat datang para saksi untuk melerai dan menolong korban. Namun pelaku mengancam para saksi dengan menghunus pisau dan selanjutnya melarikan diri,” urai AKP Antonius melanjutkan.
Masih dari keterangan AKP Antonius, korban sempat dibawa ke RSUD Cengkareng guna pengobatan namun nyawa nya tidak tertolong.
“Dari hasil olah TKP, penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi serta hasil rekaman CCTV, diperoleh hasil bahwa yang melakukan perbuatan tersebut adalah ‘FW’ alias ‘FC’,” lanjut Kanit Reskrim Polsek Cengkareng didampingi Panit Reskrim Iptu H Rahmat SH.
Masih dikatakannya, pihaknya berhasil menangkap tersangka pada hari Senin (03/12/2018) sekira Pukul 11.00 WIB bersama barang bukti sebilah pisau bergagang kayu dan bersarung kayu, satu unit sepeda motor Honda Supra Warna Hitam biru, tas warna Hitam, dan sweater.
“Pelaku yang sempat buron selama empat bulan, kita amankan di daerah Tangerang Banten, dan akan kita jerat dengan Pasal 351 KUH Pidana,” ujarnya menutup pembicaraan. (pmj/fid).
Pemerintahan4 hari agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan6 hari agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid
Pemerintahan2 hari agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional2 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan5 hari agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan
Pemerintahan4 hari agoMelalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
Pemerintahan4 hari agoTARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel
Nasional2 hari agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf














