Connect with us

Lifestyle

Main Bowling Saat Hamil, Aman atau Tidak?

Bowling merupakan olahraga yang bisa dilakukan oleh siapa saja. Biasanya banyak pemula yang mulai mencoba main bowling karena tidak memerlukan banyak gerakan sulit tapi masih bisa membantu melatih kekuatan otot-otot di tangan dan kaki.

Bowling juga bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dengan mengajak keluarga atau teman-teman untuk ikut serta. Namun bagi yang sedang dalam keadaan hamil, Anda mungkin ragu untuk mengiyakan ajakan bermain bowling.

Amankah main bowling saat hamil?

main bowling saat hamil
Sumber: Baby Center

Sebenarnya, bermain bowling saat hamil aman-aman saja, tapi ada beberapa hal yang harus diketahui sebelum Anda memutuskan untuk ikut bermain.

Seperti yang sudah diketahui, kehamilan tentunya akan memberikan perubahan yang besar pada tubuh. Adanya hormon yang muncul selama kehamilan akan membuat ligamen, jaringan ikat yang menghubungkan tulang di dalam tubuh, menjadi lebih longgar.

Hal ini menyebabkan persendian lebih mudah bergerak sehingga jika tidak berhati-hati dapat meningkatkan risiko cedera.

Advertisement

Selain itu, kekuatan ligamen tubuh jadi berkurang, baik pada tubuh bagian atas maupun bagian bawah. Bowling sendiri membutuhkan kekuatan tubuh bagian atas, main bowling saat hamil mungkin akan menjadi lebih sulit karena tubuh sedang tidak sekuat biasanya.

Seiring dengan membesarnya kandungan, beban yang dirasakan pada tubuh bagian depan tentunya akan bertambah. Bertambahnya tekanan pada persendian sangat berpengaruh terutama pada punggung bagian bawah.

Gerakan yang dilakukan saat bowling dengan kombinasi beban berat dari bola bisa saja membuat punggung bawah Anda cedera.

Belum lagi, perubahan pusat gravitasi tubuh pun berubah, dampaknya Anda akan kesulitan untuk mempertahankan keseimbangan tubuh.

Advertisement

Tips bermain bowling saat hamil agar tetap aman

bowling duckpin

bowling duckpin

Jika Anda tetap ingin mencoba bermain bowling tanpa mengalami cedera, ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti agar kegiatan tetap berjalan aman untuk Anda dan kandungan.

1. Pilih bola bowling yang ringan

Untuk mengurangi tekanan yang berlebih pada tubuh bagian belakang. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ligamen yang menjadi lebih lentur dan longgar akan meningkatkan kemungkinan cedera. Akan lebih baik jika Anda tidak mengangkat beban yang terlalu berat.

2. Bermain dengan duckpin

Berbeda dengan pin yang biasanya, duckpin memiliki ukuran yang lebih kecil. Bola yang digunakan pun juga akan disesuaikan dengan ukuran pin. Jika Anda ingin tetap aman bermain bowling saat hamil, mintalah pada petugas untuk bermain dengan duckpin agar bola yang didapat juga lebih kecil dan tidak seberat bola yang biasa.

3. Berhati-hati saat melangkah

Landasan bola bowling kerap diberi minyak agar tetap licin untuk memudahkan bola menggelinding sampai mengenai pin. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati dan tidak melewati batas landasan bola.

Advertisement

4. Istirahat jika tubuh menunjukkan gejala kelelahan

Meski bowling termasuk olahraga low impact, Anda tetap harus membatasi waktu dan segera berhenti jika gejala seperti pusing atau nafas pendek mulai terasa. Selingi dengan istirahat duduk setiap beberapa menit.

5. Bertekuk lutut ketika mengayun bola

Biasanya, orang-orang membungkukkan punggungnya ketika akan mengayun bola. Namun jika Anda sedang hamil, alih-alih membungkukkan punggung lebih baik lakukan alternatif dengan menekuk lutut sambil mengangkat bola. Cara ini akan mengurangi tekanan pada punggung dan tentunya menjauhkan Anda dari cedera.

Memiliki kondisi ini? Lebih baik jangan main bowling

Main bowling saat hamil tetap aman jika keadaan Anda dan kandungan benar-benar sehat dan tidak bermasalah. Sayangnya, Anda harus mengurunkan niat main bowling jika memiliki kondisi sebagai berikut:

Jika Anda ragu, lebih baik konsultasikan kembali pada dokter kandungan Anda untuk mengetahui jenis olahraga apa saja yang aman dilakukan selama masa kehamilan.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Populer