Mayoritas warga Bumi Puspiptek Asri (BPA), Pagedangan, Kabupaten mengapresiasi pembangunan Galeri Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Inovasi (GIPTI). Pasalnya, keberadaan kawasan GIPTI dibawah naungan Puspiptek ini mempermudah akses dan keamanan masyarakat.
Sebelumnya, lokasi GIPTI banyak semak belukar dan akses jalan pun rusak parah. Selain itu tanpa ada penerangan dan rawan aksi kejahatan atau begal.
“Kalau dulu jam 6 sore saja sudah sepi. Karena jalan rusak, banyak semak belukar dan tanpa penerangan,” kata Sekretaris RW 04, Didi Suhardi, Senin, (16/6/2030).
Setelah dibangun GIPTI, masyarakat pun bisa merasakan adanya perubahan. Terutama akses keluar masuk ke Jalan Boulevard BSD lebih aman dan lebih cepat.
“Fasilitas jalan yang dibangun Puspiptek saat ini merupakan harapan warga BPA, kami melalui Forum RW se – BPA (5 RW) pada tahun 2016 pernah mengajukan permohonan tertulis kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk pembuatan akses jalan menuju ICE BSD dan alhamdulillah saat ini sdh terwujud jalan yang diinginkan warga BPA. Jadi memang saat ini warga dipermudah untuk akses keluar masuk komplek perumahan melalui ICE BSD City . Sekarang aman dan sangat nyaman. Lalu lalang kendaraan selama 24 jam ramai terus,” ujar pria yang sejak 1996 tinggal di perumahan tersebut.
Ditambahkan Ketua RW 03 Perumahan Bumi Puspiptek Asri (BPA) Sektor V Mugiono menyatakan mayoritas warga BPA mendukung keberadaan GIPTI. Sebab, banyak manfaat yang dirasakan masyarakat. Selain akses, kehidupan perekonomian bagi masyarakat pun meningkat.
“Sekarang saja ada 20 warga perumahan yang direkrut untuk dijadikan tenaga keamanan. Kalau GIPTI sudah beroperasi masyarakat pun bisa berjualan makanan untuk pengunjung, serta bisa dilibatkan dalam pengelolaan kebersihan, bahkan sangat mungkin untuk mengisi bagian manajemen sepanjang memenuhi persyaratan dan kualifikasi yang dibutuhkan,” terangnya.
Diakui Mugiono, mayoritas warga perumahan BPA mendukung keberadaan GIPTI.
“Warga mengapresiasi keberadaan kawasan GIPTI. Manfaatnya sudah bisa dirasakan masyarakat kok,” ucapnya.
Mantan Ketua RW 04 Sektor III Suryantoro menambahkan GIPTI bisa disebut juga memberikan edukasi kepada pelajar dan masyarakat.
“Bisa dikatakan GIPTI itu wisata teknologi. Sebab di dalam kawasan tersebut tempat edukasi teknologi bagi masyarakat. Apalagi di BPA sangat dekat dengan GIPTI,” ujarnya.
Sementara perwakilan warga dari RW 07 Triyono menyebutkan Pengembangan kawasan Puspiptek menguntungkan warga dari sisi ekonomi, kemanan serta kenyamanan kehidupan warga di lingkungan perumahan tersebut.
“Yang pasti saat ini kita lebih nyaman karena dibangunnya akses keluar masuk warga lebih aman dan jalan pun bagus untuk dilintasi,” tandasnya. (red)
Serba-Serbi6 hari agoCara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK
Sport5 hari agoJadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC
Pemerintahan2 hari agoPemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
Pemerintahan2 hari agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
Pemerintahan2 hari agoBenyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
Serba-Serbi6 hari agoApa Itu DESIL?
Pemerintahan4 hari agoJelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan
Pemerintahan5 hari agoKemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan














