Connect with us

Lifestyle

Menghadapi Anak yang Suka Menunda Pekerjaan atau Tugas

Wajar saja bagi orang tua untuk merasa kesal saat melihat anak tak kunjung mengerjakan tugas-tugas sekolahnya dan lebih memilih bermain game.

Terkadang kebiasaan menunda pekerjaan ini juga dilakukan saat orang tua menyuruh anak melakukan hal yang lain seperti membereskan mainannya atau membersihkan piringnya setelah makan. Kalau sudah begini, lantas bagaimana cara menghadapinya?

Mengapa anak sering menunda-nunda pekerjaan atau tugas?

anak menunda pekerjaan

Banyak psikolog yang mengatakan, tindakan menunda-nunda pekerjaan sesungguhnya adalah cara untuk menghindari seseorang dari stres. Ada juga yang menggunakan alasan seperti mencari inspirasi, agar saat mengerjakan nanti mereka bisa menghasilkan sesuatu yang lebih baik.

Advertisement

Namun, kebanyakan anak-anak akan cenderung mengabaikan sesuatu yang dirasa tak menarik atau tak disukainya. Mereka baru akan mengerjakannya jika terdapat tenggat waktu atau ketika tugas tersebut wajib untuk dikerjakan. Tak hanya anak-anak, orang dewasa juga kerap melakukan hal yang sama.

Kemungkinan lainnya, tanggung jawab yang diberikan dirasa terlalu sulit untuk anak sehingga mereka tak tahu harus memulai dari mana. Belum lagi jika anak memiliki masalah dalam menjaga fokusnya, maka akan semakin lama waktu yang ia habiskan untuk berdiam dan tak kunjung memulai.

Cara menghadapi kebiasaan anak yang suka menunda tugas

Untungnya, kebiasaan bukanlah bagian dari sifat atau karakteristik pada anak yang sudah terbentuk sejak kecil. Kebiasaan bisa diubah agar tak terus-terusan terjadi, termasuk jika anak mulai kembali menunda pekerjaannya.

Nantinya, kebiasaan yang terbawa saat ia berhadapan dengan tugas-tugasnya bisa saja membuat performa di sekolah jadi menurun. Maka, bantulah anak Anda dengan langkah berikut ini.

Advertisement

1. Beri peraturan tegas untuk anak agar tak menunda pekerjaan

Seringnya, anak menunda tanggung jawab yang dirasa tak penting untuknya. Tetapi, tak penting untuk anak bukan berarti memang tak penting untuk hidupnya. Coba mulai mendisiplinkan anak dengan memasang peraturan yang tegas.

Misalnya, Anda bisa mengatur beberapa jam yang diperlukan bagi anak untuk mengerjakan tugasnya, mungkin sekitar satu jam atau 90 menit.

Selama waktu tersebut, anak harus berusaha untuk menyelesaikan tanggung jawabnya. Setelah itu, Anda bisa memberikan hadiah kecil seperti waktu bermain game kesukaannya atau menonton film favoritnya.

2. Bimbing anak dalam tugas

Seperti yang telah disebutkan, salah satu hal yang dapat menjadi alasan di balik kebiasaan menunda-nunda adalah tugas yang sulit. Terkadang alasan ini juga dibarengi dengan rasa takut atau enggan bertanya.

Advertisement

Jika kasusnya demikian, tanyakan pada anak tentang hal-hal yang menjadi penghambat. Bila tanggung jawabnya berupa tugas dari sekolah, bimbing anak pada beberapa materi yang tidak ia pahami.

Sedangkan bila tanggung jawabnya berhubungan dengan tugas domestik, beri contoh pada anak bagaimana cara melakukannya dan jelaskan beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memudahkan pekerjaannya.

3. Bagi tugas dalam beberapa bagian kecil

Akhir pekan biasanya dimanfaatkan sebagai jadwal membereskan seluruh penjuru rumah, Anda pun meminta bantuan anak untuk mulai membereskan kamarnya sendiri.

Berhadapan dengan kamar yang berantakan mungkin membuat anak bingung dan kewalahan tak tahu harus memulai dari mana. Untuk mengatasinya, Anda bisa membagi-bagi tugas menjadi beberapa pekerjaan kecil.

Advertisement

Misalnya, Anda bisa meminta anak untuk membereskan baju-baju di lemarinya terlebih dahulu. Setelah selesai, pintalah anak untuk membereskan dan memilah barang-barang yang tak terpakai dari meja belajarnya.  Lanjutkan perlahan sampai seluruh pekerjaan selesai.

4. Ajarkan anak dalam memilih prioritas

Bantu anak untuk memprioritaskan tugas dan menetapkan tujuan yang ingin dicapai dari tanggung jawab tersebut. Bantu juga dalam memperkirakan berapa banyak waktu yang diperlukan serta hal-hal lain yang mereka butuhkan untuk menyelesaikan tanggung jawabnya.

5. Biarkan anak menerima konsekuensi

Terkadang, membiarkan anak bisa menjadi jalan terakhir jika ia tetap tak mau mengubah kebiasaan menunda pekerjaan. Jangan panik bila Anda mendapati anak masih asyik bermain atau bersantai-santai dan tidak mengerjakan tugasnya sampai larut malam, apalagi sampai mengerjakan tugas anak.

Biarkan anak menerima konsekuensinya. Memang, nantinya mereka akan mengeluh seberapa lelahnya mengejar waktu dan mengorbankan waktu istirahat hanya untuk mengerjakan tugas. Bisa saja mereka juga mengeluh karena mendapat hukuman atau dimarahi guru di sekolahnya.

Advertisement

Dengan berbagai konsekuensi yang tak mengenakkan tersebut, anak jadi mengerti betapa menunda-nunda pekerjaan tak akan membuat hidup mereka menjadi lebih mudah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum15 jam ago

Dorong Generasi Muda Bijak dan Aman di Era Digital, Polres Tangsel Bekali Pelajar dengan Pemahaman AI

Nasional15 jam ago

Wapres Gibran Minta Nakes RSUD Arosuka Solok Tangani Korban Bencana hingga Pulih dan Antisipasi Penyakit Pascabencana

Techno1 hari ago

Google Chrome Tidak Bisa Dibuka? Ini Cara Mengatasinya

Sport3 hari ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Pemerintahan3 hari ago

Kadiskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin Raih Radar Banten Awards 2026 lewat Inovasi Tangsel One

Bisnis4 hari ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten5 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport7 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport7 hari ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport1 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten1 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan1 minggu ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional1 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport1 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan1 minggu ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport1 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport1 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Sport7 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Populer