Lifestyle
Mengobati Bekas Luka Bakar dengan Cara yang Tepat

Mengobati bekas luka bakar perlu dilakukan segera mungkin. Luka bakar terjadi akibat kontak panas dengan kulit, sehingga menyebabkan luka pada jaringan kulit. Ketika luka bakar sembuh, biasanya meninggalkan jejak bekas luka jenis hipertrofik. Bila didiamkan saja, bekas luka ini dapat menimbulkan masalah lain.
Maka itu, ketahui langkah-langkah mengobati bekas luka bakar berikut ini.
Mengenali bekas luka bakar

Ada beragam sumber panas yang bisa menyebabkan luka bakar. Baik itu dari percikan listrik, sinar matahari, bara api, hingga logam panas. Biasanya luka bakar yang terjadi pada derajat dua dan tiga, sangat mungkin meninggalkan bekas luka hipertrofik.
Bekas luka hipertrofik biasanya ditandai dengan kulit yang kemerahan hingga keunguan. Selain itu, permukaan luka bakar timbul di atas permukaan kulit. Biasanya, Anda akan merasakan hangat dan gatal pada area luka bakar.
Dalam masa pemulihan, tubuh memiliki metode penyembuhan untuk membantu memperbaiki kerusakan kulit melalui protein yang disebut kolagen. Pada dasarnya, kolagen mampu memperbaiki kulit secara rapi dan merata. Namun, pada bekas luka bakar hipertrofik, kolagen memberikan tekstur dan tampilan yang tidak merata pada kulit. Sehingga penyembuhan luka dapat memakan waktu yang cukup lama. Untuk memperoleh hasil yang optimal, perlu segera mungkin mengobati bekas luka bakar.
Umumnya, luka akan menetap beberapa bulan setelah terjadi luka bakar. Puncak pembentukan luka membutuhkan waktu 6 bulan. Sementara itu pemulihan membutuhkan waktu 12-18 bulan. Seiring berjalannya waktu, bekas luka akan memudar, mengempis, serta kulit akan melembut.


Bekas luka hipertrofik dapat memicu beberapa masalah sebagai berikut.
- luka pada persendian menyebabkan kesulitan untuk bergerak (kontraktur)
- merasa tidak percaya diri karena bentuk dari luka bakar
- akan membuat kulit menjadi kering dan pecah-pecah
- bekas luka jadi lebih sensitif ketika terkena sinar matahari dan zat kimia
Untuk itu, Anda perlu segera mengobati bekas luka bakar untuk meminimalkan masalah di atas. Adapun langkah-langkah yang perlu Anda tempuh agar kulit bisa kembali pulih berikut ini.
Langkah-langkah mengobati bekas luka bakar
Saat terjadi luka bakar, Anda memerlukan bantuan tim medis untuk mendapatkan pertolongan pertama, tergantung dari derajat luka bakar yang dialami. Setelah luka sembuh, bekas luka yang tertinggal perlu dirawat agar memudar dengan baik. Ketika luka pulih seutuhnya, tentu Anda juga bisa melakukan aktivitas seperti sedia kala dengan percaya diri.
Berikut langkah-langkah yang bisa ditempuh dalam mengobati bekas luka bakar.
1. Aplikasikan gel penghilang bekas luka


Setelah melakukan rangkaian perawatan yang direkomendasikan dokter, Anda perlu merawat luka bakar hingga sembuh. Langsung saja aplikasikan gel penghilang bekas luka untuk mengobati area terkait.
Pilih obat bekas luka bakar berbasis silicon gel yang mengandung formulasi CPX Technology dan Vitamin C Ester untuk memudarkan bekas luka. Formulasi CPX Technology merupakan agen elastomer yang mampu membantu memudarkan bekas luka bakar, kering dengan cepat, serta tahan air.
Sementara itu, kandungan Vitamin C Ester (ascorbyl tetraisopalmitate) mampu mencegah parahnya eritema (ruam kemerahan), transepidermal water loss (penguapan air dalam kulit), dan kulit terbakar akibat sinar matahari.
Oleskan gel penghilang bekas luka dengan 1x usap, 2x sehari selama 8 minggu untuk memperoleh hasil optimal dan merata.
2. Tetap aktif bergerak


Kontraktur akibat bekas luka bakar menyebabkan kesulitan bergerak pada bagian tubuh tertentu. Jika kontraktur terjadi pada kaki, mungkin akan sulit bagi Anda untuk berjalan, duduk, berjongkok, ataupun menaiki tangga.
Kontraktur yang terjadi pada area lengan menyulitkan aktivitas sehari-hari, seperti makan, berpakaian, mandi, dan kegiatan lain yang melibatkan lengan.
Mengobati bekas luka bakar kontraktur, ada baiknya Anda melakukan beberapa hal berikut ini.
- Lakukan peregangan tubuh minimal 5-6 kali setiap hari
- Aplikasikan moisturizer yang direkomendasikan dokter
- Percayakan pada terapis untuk membantu peregangan, sehingga area kontraktur kian fleksibel
- Tetap lakukan kegiatan sehari-hari, untuk melatih pergerakan di area kontraktur
3. Hindari sinar matahari


Selain mengobati dengan gel penghilang bekas luka, Anda perlu melindungi area tersebut dari paparan sinar matahari langsung. Bekas luka bakar yang berubah warna akan mudah terbakar secara mudah.
Maka itu, dukungan mengobati bekas luka bakar dapat dilakukan dengan cara ini.
- Rencanakan aktivitas sepagi atau pada malam hari agar terhindar dari eksposur sinar matahari
- Aplikasikan sunscreen with SPF 30 dan gunakan pakaian lengan panjang untuk meminimalkan paparan sinar matahari
- Aplikasikan sunscreen setiap 1-2 jam sekali, ketika Anda berada di luar ruangan
Kabartangsel.com
Nasional7 hari agoMenaker Yassierli Tekankan Pentingnya Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta
Sport7 hari agoPersija Jakarta Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta 1-1 di Gianyar
Sport7 hari agoPrediksi Persita Tangerang vs Bali United: Misi Bangkit Pendekar Cisadane, Serdadu Tridatu Tetap Percaya Diri
Nasional4 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Pemerintahan6 hari agoLakukan Penanganan Terpadu, Pilar Saga Ichsan Turun Langsung Tinjau Genangan di Jalan Puspiptek
Pemerintahan5 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Bisnis4 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD





























