Nasional
Menhan Prabowo Subianto dan Ketum PPAD Doni Monardo Tukar Pikiran soal Kesejahteraan Purnawirawan

Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI-AD (PPAD) Letjen TNI (Purn) Doni Monardo di Kemhan, Jakarta, Jumat (29/7) di mana keduanya bertukar pikiran terkait program-program PPAD untuk kesejahteraan para purnawirawan.
“Hal ini penting karena kesejahteraan purnawirawan yang semakin baik akan turut meningkatkan moril para prajurit dalam melaksanakan pengabdian sehingga menghasilkan kinerja yang terbaik bagi negara dan bangsa Indonesia,” kata Menhan Prabowo.
Dalam pertemuan ini, Ketum PPAD menyampaikan kepada Prabowo beberapa program kerja PPAD untuk memastikan kesejahteraan para purnawirawan agar kualitas kehidupan para pensiunan meningkat, khususnya di bidang kesehatan dan perumahan.
Hal ini sesuai dengan apa yang selalu ditekankan Menhan Prabowo agar organisasi PPAD tidak hanya sebatas forum silaturahmi, namun juga sebagai sarana evaluasi atas pengabdian yang telah dilakukan.
Ketum PPAD pun melaporkan bahwa PPAD telah menyerap aspirasi agar PPAD ke depan bisa membantu mencarikan terobosan agar kualitas kehidupan para pensiunan bisa makin baik, khususnya di bidang kesehatan dan perumahan. (red/rls/fid)
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap
Sport2 minggu agoFerry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026
Sport2 minggu agoBali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27
Sport2 minggu agoHasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027
Kabupaten Tangerang2 minggu agoPersita Tangerang Datangkan Dion Wilhelmus Eddy Markx dari Persib Bandung untuk BRI Super League 2026/27
Sport2 minggu agoLaga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC
Pemerintahan2 minggu agoDLH Kota Tangsel Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan


































