Nasional
Menhan Prabowo Subianto Hadiri Sidang Promosi Program Doktor UNHAN Hasto Kristiyanto

Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto menghadiri Sidang Promosi Terbuka Program Doktor Universitas Pertahanan (Unhan) RI Program Studi Ilmu Pertahanan, Hasto Kristiyanto, dengan disertasi berjudul “Diskursus Pemikiran Geopolitik Soekarno dan Relevansinya dalam Pertahanan Negara” di Kampus Universitas Pertahanan, Kawasan IPSC Sentul, Bogor, Senin (6/6), yang menghadirkan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, sebagai salah penguji internal.
Diskursus Pemikiran Geopolitik Soekarno dan Relevansinya dalam Pertahanan Negara membahas mengenai pemikiran geopolitik Presiden Soekarno dalam memperjuangkan kemerdekaan negaranya sendiri melalui berbagai cara, termasuk melibatkan seluruh komponen bangsa Indonesia, yang dikenal dengan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Teori geopolitik Soekarno dapat menjadi pandangan khas Indonesia dan alternatif solusi terhadap berbagai persoalan geopolitik saat ini, baik ketegangan di Laut Cina Selatan, Timur Tengah, maupun sebagai pisau analisis perang Rusia-Ukraina.
“Unhan di bawah arahan Menhan Prabowo Subianto memiliki jurusan S1 tentang Kedokteran Militer, MIPA Militer, Kimia Militer, yang sejalan dengan Teori Geopolitik Soekarno, bahwa teknologi memiliki faktor yang sangat penting dalam membangun kemandirian industri pertahanan. Hal ini menegaskan bahwa progressive geopolitic coexistence dengan 7 variabel geopolitiknya dapat didayagunakan sebagai instrument of national power,” tegas Hasto Kristiyanto saat menjawab pertanyaan dari Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan sebagai salah satu penguji eksternal.
Sidang terbuka doktoral Hasto Kristiyanto yang dipromotori Prof. Purnomo Yusgiantoro, Co-Promotor I Rektor Unhan Laksdya TNI Prof Dr. Ir. Amarulla Octavian, Co-Promotor II Letjen TNI (Purn) Dr. I Wayan Midhio, dihadiri pula Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., sebagai salah satu penguji eksternal, dan Menteri-Menteri Kabinet Indonesia Maju. (red/rls)
Techno4 hari agoTrafik Data Indosat Melonjak 20 Persen Selama Mudik Lebaran 2026
Techno4 hari agoAplikasi WhatsApp Resmi Hadir di Smartwatch Garmin
Hukum4 hari agoRespons Layanan 110, Polres Tangsel Evakuasi Pohon Tumbang dan Atur Lalin di Pamulang
Bisnis3 hari agoAmartha Financial Rilis Amartha Empower
Bisnis3 hari agoLink Group Rilis Film Horor “Aku Harus Mati”
Bisnis3 hari agoParagon Corp Luncurkan Bright Now by Wardah
Sport2 jam agoVeda Ega Pratama Crash di Moto3 GP Amerika 2026
Techno3 hari agoKolaborasi dengan NVIDIA, Indosat Hadirkan AI hingga Pelosok Indonesia












