Menteri Kesehatan RI dr. Terawan Agus Putranto mengunjungi Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) di Karanganyar, Jawa Tengah. Ia berharap pengobatan tradisional di sana bisa maju dan menjadi medical tourism.
Dalam kunjungannya, Menkes Terawan didampingi oleh Walikota Solo F.X. Hadi Rudyatmo dan Direktur RS. Bung Karno, Sukoharjo, Wahyu Indianto. Kunjungan tersebut dalam rangka pembahasan kolaborasi antara Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno Sukoharjo dan B2P2TOOT.
“Saya berharap dengan adanya kolaborasi tersebut perkembangan pengobatan traditional dan herbal Indonesia menjadi lebih maju dan mendunia, serta pengobatan tradisional ini bisa menjadi medical tourism,” katanya, Jumat (3/7).
“Apalagi siapa tahu dari riset-riset obat tradisional ini bisa juga untuk penanganan COVID-19 dan sebagainya,” ucap Menkes Terawan.
Pada hari yang sama, menkes Terawan juga mewacanakan untuk mengubah RSUD Bung Karno menjadi pusat pengobatan tradisional. Hal itu ia sampaikan saat mengunjungi RSUD Bung Karno, Surakarta.
Ia mengatakan Kementerian Kesehatan akan mengembangkan pusat pengobatan herbal di rumah sakit tersebut yang nantinya bisa menjadi medical tourism. (rls/fid)
Pemerintahan6 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis4 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum4 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Otomotif6 hari ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Jabodetabek4 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Tokoh3 minggu agoDirum Perseroda PITS: Agus Supadmo, Aktivis yang Memilih Pulang dan Bekerja untuk Kotanya














