Bisnis
#Menujumataverse Café

Teknologi metaverse menyuguhkan peluang ekonomi yang menggiurkan. Berdasarkan riset dari The Analysis Group, metaverse pada tahun 2031 berkontribusi terhadap perekonomian global sebesar 3 triliun dolar AS. Dari angka sebesar itu, sekitar 1 triliun dolar AS ada di Asia Pasifik, termasuk Indonesia.
Hal itu disampaikan Pieter Lydian, Country Director untuk Meta di Indonesia. Meski begitu, berapa peluang ekonomi dari teknologi metaverse di Indonesia saat ini, belum dapat diketahui. “Belum ada yang nge-track atau menghitungnya. Saat ini masih merupakan cikal bakal mengisi perjalanan metaverse di Indonesia,” ujar Pieter dalam acara jumpa media yang digelar di Jakarta pada Jumat (5/8).
Dipaparkan, aplikasi metaverse ke depan akan semakin banyak, seperti pada industri kesehatan dan pendidikan. “Metaverse merupakan masa depan dari teknologi sosial dan akan membuka berbagai kesempatan ekonomi kepada kreator dan komunitas,” imbuh Pieter Lydian.
Terkait dengan fakta tersebut, Meta di Indonesia meluncurkan #Menujumataverse Café untuk mengajak kreator konten, komunitas, dan kreator Spark AR berbagi kisah inspiratif kepada lebih banyak orang.
#Menujumataverse Café berlangsung pada 5-7 Agustus 2022, bertempat di Titik Temu Caffee, M Bloc Space, Jakarta Selatan. Menyajikan 10 instalasi seni yang menggambarkan kisah dari 10 kreator konten dan komunitas di Facebook dan Instagram. Ke-10 kisah ini kemudian diterjemahkan ke dalam 20 lebih permainan efek Augmented Reality (AR) hasil karya Spark AR muda yang tergabung dalam Metavolution with Spark AR, yakni program kompetisi dan kolaborasi Meta dan Hacktiv8.
Melalui #Menujumataverse Café, Meta mengajak masyarakat mengenal kisah dari para kreator konten seperti Clarissa Putri (beauty creator), Magdalena Fridawati (food creator), Anastasia Siantar (fashion creator), Indra jegel (comedy creator), serta Luthfi Halimawan (gaming creator). Hadir pula komunitas Peri Kertas dan Sudah Dong mewakili gerakan sosial anti-bullying di Instagram.
Menurut Trimikha Valentius, Manager Program AR/VR, APAC, Meta, bahwa pihaknya percaya keberadaan kreator Spark AR berperan besar untuk mewujudkan masa depan metaverse di Indonesia.
“Kami terus berkolaborasi dengan mitra kami untuk menjalankan program edukasi dan pelatihan untuk membekali para Spark AR muda punya kemampuan lebih baik agar dapat membawa manfaat kepada pelaku bisnis dan komunitas,” katanya.
Metavolution with Spark AR berperan penting untuk pertumbuhan dan perkembangan kreator Spark AR di Tanah Air. Lebih dari 500 pelamar mengirim karya di bidang AR effect dan dipilih 50 karya terbaik.
“Kami berharap semua lulusan Metavolution akan terus mempraktekkan keahliannya dan menginspirasi banyak orang menjadi kreator profesional,” tandas Juventia Vicky Riana selaku Presiden Hacktiv8. (rls/MC)
Bisnis5 jam agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan5 jam agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Nasional6 hari agoHadapi Era Digital, Dandim Manggarai Barat Tingkatkan Pengelolaan Website Resmi Kodim Lebih Aktif dan Informatif
Nasional7 hari agoMenhan Sjafrie Sjamsoeddin Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad
Pemerintahan5 hari agoSelain Hewan Kurban, Pemkot Tangsel Salurkan 10 Ribu Wadah Ramah Lingkungan
Bisnis6 hari agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Sport1 hari agoVeda Ega Pratama Start Posisi 13 di Moto3 Italia 2026
Pemerintahan1 hari agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI






















