Pelaku pengancam memenggal Presiden Joko Widodo (Jokowi) berinisial HS (25) diketahui bekerja di sebuah yayasan yang terletak di Jakarta, tepatnya di Badan Wakaf Al-Quran, Tebet Timur, Jakarta Selatan.
“Yang bersangkutan bekerja di sebuah yayasan di Jakarta di Badan Wakaf Al-Quran di Tebet Timur Dalam 1, Jakarta,” kata Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indardi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/5/2019).
Mengenai penangkapannya di kawasan Bogor, AKBP Ade menjelaskan kalau pelaku sengaja melarika diri ke rumah budenya setelah mengetahui video yang berisi ancamannya kepada Jokowi viral di media sosial.
“Yang bersangkutan memang melarikan diri setelah tahu apa yang disampaikannya viral. Tersangka kemarin hari Jumat saat ada kegiatan penyampaian pendapat di muka umum di Bawaslu ini dia menyampaikan kata-kata yang disebarkan oleh perempuan dan jadi viral,” terang AKBP Ade.
Video tersebut diambil saat Hermawan mengikuti demo di depan kantor Bawaslu, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, pada Jumat (10/5/2019) lalu. Atas dasar video tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan Tim Subdit Jatanras yang dipimpin oleh AKBP Jerry R Siagian kemudian berhasil menemukan pelaku di Parung, Bogor. (pmj)
Pemerintahan6 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis4 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum4 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Otomotif6 hari ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Jabodetabek4 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Tokoh3 minggu agoDirum Perseroda PITS: Agus Supadmo, Aktivis yang Memilih Pulang dan Bekerja untuk Kotanya













