Kabartangsel.com — Polres Metro Tangerang Selatan sukses meringkus pelaku tindak pidana pornografi melalui aplikasi media sosial Joy Live. Tiga tersangka diamankan polisi di antaranya, ‘HKS’, ‘R’, dan ‘M’.
Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan, S.IK., M.Si menjelaskan, ‘HKS’ berperan sebagai sutradara dalam adegan yang bersifat pornografi yang disiarkan melalui aplikasi Joy Live dan menyediakan tempat (mengontrak) rumah hunian berbayar yang digunakan sebagai tempat berbuat aksi pornografi.
Sementara, ‘R’ masih didalami apakah turut melakukan adegan yang bersifat pornografi atau bukan, dan menampung uang di rekening miliknya yang harus dibayarkan para penikmat jasa pornografi sebelum bisa menggunakan melalui aplikasi Joy Live.
“Dan, ‘M’ melakukan adegan pornografi yang disebarluaskan kepada yang telah membayar Rp200.000 melalui transfer ke rekening atas nama tersangka ‘R’,” tutur AKBP Ferdy, dalam keterangannya, di lobby Polres Tangerang Selatan, Jumat (28/12/2018).
Selain peran tersangka, Kasat Reskrim Tangsel AKP A Alexander, SH, S.IK, MM, melanjutkan, setelah memperoleh informasi masyarakat, tim Vipers Satuan Reskrim Polres Tangsel, pada Selasa (25/12/2018), langsung menuju salah satu kamar kosan Melati Mas yang sering digunakan untuk perbuatan dugaan tindak pidana yang bersifat pornografi dengan menggunakan alat bantu handphone (HP).

Masih dari keterangan AKP Alexander, tim Vipers melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan para tersangka yang mana didapati salah satu tersangka dalam keadaan tidak memakai busana.
“Selanjutnya para pelaku dan barang bukti diamankan dan dibawa oleh tim Vipers ke Polres Tangerang Selatan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” ujarnya menambahkan.
Masih di tempat dan kesempatan yang sama, Kanit PPA Polres Tangsel, Iptu Sumiran memaparkan, barang bukti yang diamankan polisi antara lain, tiga unit handphone merek Samsung, Vivo, dan Polytron; satu buah kartu ATM BCA Gold atas nama tersangka ‘R’; satu potong celana panjang motif loreng; satu potong baju dalam wanita; dan satu potong sweater army.
“Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) Undang Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Orang (PTPPO) dan atau Pasal 29 dan atau 30 dan atau 33 dan atau 34 Undang Undang Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Pasal 45 ayat 1 Undang Undang Nomor 19 tahun 2016 ats perubahan Undang Undang Nomor 11 th 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE),” tutup Iptu Sumiran. (FER).
Tangsel4 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Terima Reses DPRD Provinsi Banten, Bahas SPMB, Usulan Penambahan SMA Negeri hingga Pengendalian Banjir
Pemerintahan4 minggu agoDiskominfo Tangsel Bawa Semangat Kolaborasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Tangerang Selatan4 minggu agoDara Swandana dan Aiman Rasyapradipta Rangkuti Wakili Tangsel di Youth City Changers APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoBenyamin Davnie: Pemkot Tangsel Dukung LANTIP Perkuat Program Kesehatan dan Pemberdayaan Lansia
Serba-Serbi2 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku














