Lifestyle
Pentingnya Kandungan Serat Tinggi pada Susu Formula Soya

Salah satu kelebihan dari susu formula berbasis soya adalah memiliki kandungan serat. Serat memiliki peran penting dalam tubuh sehingga terdapat jumlah anjuran yang perlu dipenuhi setiap hari. Memang apa sebenarnya fungsi serat dalam tubuh? Simak penjelasan berikut ini.
Mengapa si kecil perlu mengonsumsi serat setiap hari?
Beberapa manfaat dari mengonsumsi serat yang perlu Anda ketahui di antaranya adalah:
- Membantu fungsi sistem saluran cerna
- Mempersingkat waktu transit residu makanan (feses) sehingga lebih cepat dibuang
- Memperbaiki kualitas feses
- Menekan risiko diare
Susu formula soya tentu mengandung serat. Namun, Anda perlu tahu bahwa terdapat dua jenis serat, yaitu, serat yang larut dan tidak larut dalam air.
Serat yang larut dikenal bermanfaat untuk membantu menurunkan kolesterol dan menjaga kadar gula darah. Sedangkan serat tak larut dapat membantu mencegah hingga mengatasi konstipasi.
Sebagian anak mengalami masalah atau gangguan pencernaan salah satunya seperti konstipasi. Untuk itu, serat diperlukan untuk menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya gangguan pada pencernaan.
Sumber serat juga pada umumnya mengandung vitamin dan mineral, seperti buah dan sayur. Selain makanan, si kecil juga bisa mendapat serat dari susu formula soya.
Peran kandungan serat dalam susu formula soya
Pada umumnya, formula soya diberikan pada anak yang memiliki kondisi medis, seperti alergi susu sapi atau intoleransi laktosa. Sebagian Ibu juga memberikan susu formula soya apabila keluarganya menerapkan gaya hidup sehat.
Namun, di balik berbagai alasan tersebut, disadari atau tidak, kandungan serat dalam formula soya sangat dibutuhkan oleh si kecil. Setiap harinya, si kecil membutuhkan asupan serat dengan anjuran AKG 2019 berdasarkan usia, yaitu:
- Usia 1-3 tahun; sebanyak 19 gram
- Usia 4-6 tahun; sebanyak 20 gram
- Usia 7-9 tahun; sebanyak 23 gram
Makanan saja terkadang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan serat harian anak.
Satu hal yang perlu diperhatikan ketika memilih formula soya adalah kandungannya. Terdapat susu formula berbasis soya dengan kandungan serat yang tinggi sekaligus memiliki isolat protein soya.
Dikutip dari artikel ilmiah yang diterbitkan Universitas Indonesia, mengingat kandungan serat pada susu soya biasa tidak terlalu tinggi, disarankan untuk memilih formula dengan isolat protein soya.
Selain itu, artikel tersebut juga menyatakan bahwa susu formula soya merupakan pilihan aman sebagai sumber nutrisi yang dibutuhkan anak. Tumbuh kembang, kesehatan tulang, metabolisme, sistem imun dan fungsi saraf pada anak yang minum formula soya tidak jauh berbeda dengan anak yang minum formula berbasis susu sapi.
Serat penting untuk menjaga kesehatan pencernaan, seperti prebiotik yang mampu menjaga pertumbuhan bakteri baik di dalam sistem pencernaan sehingga BAB lancar. Dengan asupan serat yang cukup, sistem imun anak juga dapat bekerja dengan optimal karena penyerapan beberapa jenis mineral dapat terbantu.
Lalu, karena telah melalui proses penambahan nutrisi, formula soya tinggi serat juga mengandung berbagai vitamin dan mineral. Susu soya juga dinyatakan sebagai satu-satunya sumber protein nabati yang memiliki asam amino yang lengkap (seperti omega-3 dan 6).
Susu formula soya yang tinggi serat merupakan solusi apabila si kecil sering mengalami masalah pencernaan. Dengan saluran cerna yang sehat, risiko terjadinya masalah pencernaan akan menurun sekaligus berdampak positif juga pada daya tahan tubuh dalam melawan berbagai penyakit lain.
Ibu sebaiknya teliti dalam memilih sumber makanan sehat dan seimbang termasuk ketika menentukan susu formula, agar kebutuhan nutrisi harian si kecil dapat terpenuhi.
Sumber serat lain untuk anak
Adapun takaran serat yang dianjurkan untuk anak-anak dari Permenkes No. 75 Tahun 2013 tentang Angka Kecukupan Gizi yang dianjurkan, yaitu sekitar 2-3 cangkir buah atau sayuran per hari.
Sebagai panduan, berikut beberapa jenis makanan sumber serat yang dapat diberikan pada si kecil
- Buah-buahan seperti apel, jeruk, pisang, labu kuning, dan pir
- Sayuran seperti wortel, brokoli, dan kentang
- Kacang-kacangan seperti kacang polong, kacang hijau, dan almond
Susu soya dengan isolat protein diperkaya dengan berbagai tambahan nutrisi yang dibutuhkan anak. Untuk itu, pilih susu formula yang tepat dan pastikan diperkaya dengan serat untuk menjaga sekaligus meningkatkan kesehatan saluran cerna anak.
Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.
Kabartangsel.com
Bisnis4 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan4 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan4 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Banten4 minggu agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Cek Fakta4 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD
Banten4 minggu agoBank Banten Kembali Dipercaya sebagai Penyalur Bansos
Sport4 minggu agoPersib Bandung dan Borneo FC Samarinda Wakili Indonesia di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27






























