Pentingnya Vitamin C untuk Para Jemaah Haji

By on Jumat, 27 Maret 2020

Apapun kegiatan dan kondisi cuacanya, Anda tetap perlu memenuhi asupan nutrisi secara maksimal. Termasuk ketika Anda sedang menjalankan ibadah haji. Dari berbagai jenis nutrisi, salah satunya adalah vitamin C. Saking pentingnya vitamin C, wanita direkomendasikan untuk mengonsumsi sebanyak 75 mg dan pria mengonsumsi 90 mg.

Pentingnya asupan vitamin C tidak boleh diabaikan

Berikut beberapa kebaikan dan manfaat dari vitamin C bagi tubuh selama menjalani ibadah haji.

Vitamin C dapat membantu mengurangi stres saat haji

Sebuah artikel ilmiah menyatakan bahwa ibadah haji dapat menyebabkan stres yang kemudian berakibat pada kesehatan fisik dan juga mental. Lalu, apa hubungan antara vitamin C dan stres?

Penelitian lain menunjukkan ternyata vitamin C bermanfaat bagi mereka yang mengalami penurunan daya tahan tubuh akibat stres. Oleh karena itu, Anda bisa mengonsumsi suplemen vitamin C yang bisa menjaga daya tahan tubuh.

Membantu meredakan pilek

Pilek dan flu dapat menular dengan mudah ketika orang-orang saling berdekatan. Oleh karena itu, para jemaah haji rentan sakit akibat mudahnya penyebaran penyakit menular. Meski tidak dapat menyembuhkan pilek dan flu secara langsung, tapi asupan vitamin C saat haji dapat mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius, seperti pneumonia dan infeksi paru-paru.

Meningkatkan daya tahan tubuh

Beberapa penyakit yang berisiko dialami oleh jemaah haji di antaranya:

Vitamin C meningkatkan produksi dan fungsi dari sel darah putih dimana sel tersebut akan membantu melindungi tubuh dari infeksi.

Maka dari itu, Anda bisa mengonsumsi suplemen daya tahan tubuh yang mengandung vitamin C, Vitamin D, dan Zinc dalam format effervescent (tablet larut air). Selain efektif meningkatkan daya tahan tubuh, dalam waktu yang sama juga menambah konsumsi cairan dalam tubuh agar terhindar dari dehidrasi.

Membantu mencegah defisiensi zat besi

Seseorang yang mengalami defisiensi (kekurangan) zat besi dapat mengalami anemia dan tak terkecuali para jemaah haji. Dengan mengonsumsi cukup vitamin C saat haji, penyerapan zat besi dalam tubuh akan terbantu.

Suplemen vitamin C pun dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan. Faktanya, apabila Anda mengonsumsi vitamin C sebanyak 100 mg, penyerapan zat besi dapat meningkat hingga 67 persen.

Mempercepat penyembuhan luka

Para jemaah haji rentan mengalami luka pada kaki akibat seringnya berjalan di cuaca yang panas ketika menjalankan ibadah. Salah satu penyebabnya adalah alas kaki yang tidak sesuai ukuran.

Keunggulan vitamin C dibuktikan dalam sebuah penelitian. Luka karena tersayat atau tergores dapat pulih lebih cepat pada orang yang mendapat asupan vitamin C lebih banyak. Alasannya kemungkinan besar karena vitamin C berperan dalam meningkatkan produksi kolagen.

Bantu mencegah Tuberculosis (TBC)

TBC termasuk penyakit menular dan mudah menyebar akibat padatnya jemaah haji di Tanah Suci. Penyebaran TBC dapat melalui bersin atau batuk.

Para peneliti menemukan bahwa vitamin C dapat membunuh bakteri penyebab TBC. Penelitian yang diterbitkan 2013 juga mendukung pernyataan mengenai manfaat vitamin C terhadap TBC. Di sini menyebutkan bahwa menambah vitamin C pada obat TBC dapat mempercepat proses terapi.

Vitamin C mencegah sunburn saat haji

Apabila dikonsumsi bersamaan dengan vitamin E, vitamin C kemungkinan dapat mencegah kulit terbakar akibat teriknya sinar matahari saat ibadah haji. Namun, untuk mencegah sunburn tentu Anda lebih disarankan untuk memakai tabir surya.

Jemaah haji perlu memenuhi asupan vitamin C harian. Beberapa manfaat dari vitamin C akan sangat membantu menjaga kondisi fisik bahkan mental saat menjalani ibadah haji. Pentingnya vitamin C tidak boleh disepelekan. Selain menjaga daya tahan, tubuh memerlukan vitamin C agar tetap bugar. Dengan tubuh yang bugar, Anda dapat lebih khusyuk menjalankan ibadah haji.

Kabartangsel.com

Sumber

فريق بوابة وزارة الصحة. (2019). Health Guidelines  –    During Hajj. Retrieved February 10, 2020, from Moh.gov.sa website: https://www.moh.gov.sa/en/Hajj/HealthGuidelines/Pages/DuringHajj.aspx

فريق بوابة وزارة الصحة. (2019). Hajj 1432    –    health instructions during haj. Retrieved February 10, 2020, from Moh.gov.sa website: https://www.moh.gov.sa/en/Hajj1432/Pages/AdviceDuringHajj.aspx

M, K. (2008, April 8). The Benefits of Vitamin C. Retrieved February 10, 2020, from WebMD website: https://www.webmd.com/diet/features/the-benefits-of-vitamin-c#1

Raman, R. (2018, April 18). 7 Impressive Ways Vitamin C Benefits Your Body. Retrieved February 10, 2020, from Healthline website: https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-c-benefits#section8

Nordqvist, J. (2017, April 10). Vitamin C: Why is it important? Retrieved February 10, 2020, from Medical News Today website: https://www.medicalnewstoday.com/articles/219352.php#sources_and_requirements

Hankir, A., Chariwala, Z., Siddique, U., Carrick, F. R., & Zaman, R. (2019). Hajj and the Mental Health of Muslim Pilgrims: A review. Psychiatria Danubina31(Suppl 3), 290–293. Retrieved February 10, 2020, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/31488742

Vitamin C (Ascorbic Acid): Uses, Side Effects, Interactions, Dosage, and Warning. (2011). Retrieved February 10, 2020, from Webmd.com website: https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1001/vitamin-c-ascorbic-acid

Source