Connect with us

Lifestyle

Penyakit Von Willebrand: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan | Hello Sehat

Pengertian

Apa itu penyakit Von Willebrand?

Penyakit Von Willebrand adalah kelainan darah bawaan lahir yang mengakibatkan darah sulit membeku. Orang-orang yang mengidap kondisi ini mengalami kekurangan protein pembekuan darah yang disebut dengan faktor Von Willebrand.

Fungsi dari faktor Von Willebrand adalah membantu darah membeku ketika terjadi perdarahan. Namun, pengidap penyakit ini memiliki faktor Von Willebrand yang terlalu sedikit atau tidak bekerja dengan normal.

Umumnya, penyakit ini diwariskan dari salah satu atau kedua orangtua dengan penyakit yang sama. Namun, dalam kebanyakan kasus, gejala-gejala penyakit tidak akan muncul hingga beberapa tahun kemudian.

Advertisement

Seberapa umumkah penyakit ini?

Von Willebrand adalah salah satu kelainan darah yang umum jika dibandingkan dengan jenis penyakit kelainan darah lainnya. Menurut situs CDC, diperkirakan penyakit ini terdapat pada 1% dari total populasi umum.

Angka kejadiannya pada pasien laki-laki dan perempuan tidak menunjukkan perbedaan yang jauh. Namun, biasanya pasien perempuan akan terdampak lebih berat akibat penyakit ini karena perdarahan yang terjadi saat menstruasi dan melahirkan.

Pada tahun 2012-2016, lebih dari 14.600 orang menjalani pengobatan untuk penyakit ini, dan sekitar 2/3 di antaranya adalah anak-anak perempuan dan wanita dewasa.

Jenis

Apa saja jenis-jenis penyakit Von Willebrand?

Penyakit ini dibagi menjadi 3 jenis, tergantung dari tingkat keparahan gejala-gejalanya. Berikut adalah pembagiannya:

Advertisement
  • Tipe 1
    Penyakit Von Willebrand tipe 1 memiliki tingkat keparahan paling ringan. Angka kejadiannya termasuk yang tertinggi, yaitu sekitar 70-80% dari seluruh kasus penyakit ini.Orang dengan kondisi ini memiliki kadar faktor Von Willebrand yang rendah di dalam darahnya. Gejala-gejala yang umum ditemukan adalah perdarahan ringan, seperti mimisan, memar, dan perdarahan menstruasi berlebih pada wanita.
  • Tipe 2
    Tipe 2 ditemukan pada 20% kasus penyakit ini. Biasanya, faktor pembekuan dalam darah berkisar dalam jumlah normal, namun tidak dapat bekerja sebagaimana seharusnya.Beberapa pasien tipe 2 berisiko mengalami penurunan kadar trombosit dalam darah (trombositopenia). Selain itu, pasien juga akan mengalami perdarahan yang lebih parah setelah menjalani prosedur operasi.
  • Tipe 3
    Tipe 3 adalah bentuk penyakit Von Willebrand yang paling parah. Kasus kejadiannya lebih jarang terjadi, yaitu hanya sekitar 5% dari seluruh kasus penyakit ini.Pada tipe 3, pasien memiliki faktor pembeku Von Willebrand yang sangat sedikit di dalam darahnya, bahkan nyaris tidak ada. Pasien mungkin akan mengalami gejala-gejala perdarahan berat, perdarahan di sendi dan otot, kerusakan otot, serta memar yang sering muncul.

Tanda-tanda dan gejala

Apa saja gejala-gejala penyakit Von Willebrand?

Kebanyakan penderita penyakit ini mengalami gejala-gejala yang ringan, bahkan hampir tidak ada sama sekali. Namun, kemunculan gejala tentu akan bergantung pada tipe penyakit yang dideritanya.

Berikut adalah gejala-gejala umum penyakit Von Willebrand:

  • Perdarahan berlebihan setelah terluka, menjalani operasi, atau cabut gigi
  • Mimisan yang tidak berhenti dalam 10 menit
  • Perdarahan berat saat menstruasi
  • Darah muncul saat buang air kecil atau buang air besar
  • Lebih mudah mengalami memar, yang terkadang disertai benjolan
  • Gejala anemia, seperti mudah lelah dan sesak napas

Apabila Anda mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan di atas, jangan tunda waktu untuk memeriksakan diri ke dokter atau layanan kesehatan terdekat.

Penyebab & faktor risiko

Apa penyebab penyakit Von Willebrand?

Penyebab umum dari kondisi ini adalah mutasi atau kerusakan pada gen yang mengendalikan faktor pembekuan Von Willebrand. Gen yang bermutasi ini biasanya diwariskan dari orangtua yang membawa gen serupa. Dengan kata lain, penyakit Von Willebrand disebabkan oleh faktor keturunan.

Darah manusia memiliki berbagai jenis faktor pembeku yang berperan untuk menggumpalkan darah ketika terjadi perdarahan. Tujuan dari proses pembekuan darah ini adalah supaya tubuh Anda tidak kehilangan terlalu banyak darah saat terluka.

Apabila Anda memiliki kadar faktor pembeku yang rendah, atau faktor pembeku tidak bekerja dengan normal, darah tidak dapat membeku atau menggumpal dengan baik ketika terjadi perdarahan. Akibatnya, darah pun mengalir lebih lama dan luka semakin sulit untuk sembuh.

Advertisement

Banyak pengidap penyakit Von Willebrand yang juga kekurangan faktor pembekuan darah VIII, protein lainnya yang berperan dalam proses pembekuan darah.

Rendahnya faktor pembekuan darah VIII biasanya dikaitkan dengan penyakit kelainan darah lain, yaitu hemofilia. Namun, berbeda dengan hemofilia yang lebih banyak ditemukan pada laki-laki, peluang laki-laki dan perempuan untuk terkena penyakit ini sama saja.

Diagnosis dan pengobatan

Bagaimana cara dokter mendiagnosis penyakit ini?

Penyakit Von Willebrand dengan tingkat keparahan yang ringan, seperti pada tipe 1, akan lebih sulit untuk didiagnosis. Pasalnya, gejala-gejalanya mungkin akan serupa dengan perdarahan biasa, bahkan mungkin penderita tidak merasakan keanehan apa pun saat mengalami perdarahan.

Namun, jika dokter mencurigai adanya kelainan perdarahan, Anda akan dirujuk ke dokter spesialis kelainan darah (hematologi).

Advertisement

Beberapa pemeriksaan yang mungkin Anda jalani, antara lain:

  • Von Willebrand factor antigen: tes ini akan mengukur kadar faktor pembeku darah Anda dengan memeriksa protein tertentu.
  • Von Willebrand factor activity: tes ini akan memeriksa seberapa baik faktor pembeku darah Anda bekerja.
  • Factor VIII clotting activity: tes ini akan mengecek kinerja serta jumlah faktor pembekuan darah VIII.

Bagaimana cara mengobati penyakit Von Willebrand?

Hingga saat ini, belum ada pengobatan yang bisa menyembuhkan penyakit ini secara tuntas. Pengobatan yang ada bertujuan untuk mengurangi gejala perdarahan berat serta meningkatkan kualitas hidup pasien.

Jenis pengobatan akan bergantung pada tingkat keparahan penyakit Von Willebrand yang Anda alami. Berikut adalah pilihan pengobatan yang umumnya direkomendasikan:

  • Desmopressin: obat desmopressin adalah hormon sintetis yang membantu tubuh menghasilkan faktor Von Willebrand lebih banyak ke dalam darah.
  • Terapi pengganti faktor pembekuan darah: Anda akan menerima infus yang mengandung konsentrasi faktor Von Willebrand untuk dialirkan ke dalam darah Anda.
  • Kontrasepsi oral atau pil KB: tujuan dari pemberian pil KB adalah mengontrol perdarahan berlebih saat menstruasi.
  • Obat antifibrinolitik: obat-obatan seperti asam aminokaproat dan asam traneksamat dapat membantu memperlambat proses pemecahan bekuan darah yang terbentuk sebelumnya, agar perdarahan dapat berhenti.

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui solusi terbaik yang sesuai dengan kondisi Anda.

Source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sport23 menit ago

Hasil Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Menang 4-0 di Pekan Perdana BRI Super League 2026/2027

Sport4 jam ago

Bali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27

Sport5 jam ago

Laga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC

Sport5 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Jumat, 4 September: Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC, Bali United vs PSS Sleman

Nasional1 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Terima 3 Tim Mahasiswa UB Termasuk Pembuat Rompi Anti Tantrum

Sport1 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026

Sport1 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap

Pemerintahan2 hari ago

Pilar Saga Ichsan Tinjau Pembangunan Turap di Vila Pamulang, Grand Serpong dan Bukit Nusa Indah

Pemerintahan2 hari ago

Komisi Informasi Banten Nilai Inovasi Pemkot Tangsel Semakin Meningkat

Jabodetabek2 hari ago

IPW Desak Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan Demo DPR

Kabupaten Tangerang2 hari ago

Persita Tangerang Datangkan Dion Wilhelmus Eddy Markx dari Persib Bandung untuk BRI Super League 2026/27

Sport2 hari ago

BRI Super League 2026/27 Siap Bergulir, I.League Tegaskan Target Tembus 10 Besar Asia

Sport2 hari ago

Ferry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?

Pemerintahan3 hari ago

DLH Kota Tangsel Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan

Pemerintahan3 hari ago

Benyamin Davnie: Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen

Tangerang Selatan3 hari ago

Gilang Muhammad Iqbal Juara Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026, Bawa Karya “Ming Galih Gaya”

Pemerintahan3 hari ago

Pilar Saga Ichsan Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global

Sport4 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Malaysia U-20: Jadwal, Jam Kick Off, dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Sport4 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 AFC 2027

Sport4 hari ago

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Pemerintahan3 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan3 minggu ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Pemerintahan3 minggu ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Pemerintahan3 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Banten1 minggu ago

Hasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi

Pemerintahan2 minggu ago

Tb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026

Nasional4 hari ago

5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional4 hari ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional4 hari ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Pemerintahan2 minggu ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Pemerintahan3 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Pemerintahan2 minggu ago

TARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel

Pemerintahan2 minggu ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Nasional2 minggu ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor

Techno2 minggu ago

3 Cara Kerja eSIM XL untuk Koneksi Tanpa Kartu Fisik

Pemerintahan3 minggu ago

Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Generasi Muda Harapan Bangsa

Populer