Connect with us

Lifestyle

Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ketika bayi sesak napas, banyak faktor yang mungkin menyebabkan terjadinya gangguan pada saluran pernapasan ini.  Salah satu di antaranya adalah alergi susu sapi.

Si Kecil yang memiliki alergi susu sapi akan mengalami reaksi tersebut jika mengonsumsi susu sapi ataupun produk turunannya, seperti yoghurt, krim, keju, dan lain-lain.

Sesak napas pada bayi karena alergi susu sapi

cara membersihkan botol susu bayi

Untuk mengenali gejala sesak napas pada bayi yang disebabkan alergi terhadap susu sapi, Anda perlu memperhatikan tiga faktor, yaitu:

Advertisement

1. Perilaku

Saat mengalami sesak napas, bayi akan terlihat gelisah, rewel, atau tidak berhenti menangis sehingga mengganggu makan, minum, dan waktu tidur. Di sisi lain, ketika sesak napas sudah cukup berat, anak akan tampak lemah dan selalu mengantuk. 

2. Frekuensi napas

Bayi sesak napas akan menunjukkan frekuensi napas yang lebih cepat dari biasanya dan disertai tarikan di dinding perut bagian atas. Ketika sesak terus berlanjut, frekuensi napas malah akan berkurang dan tarikan dada melemah sehingga si Kecil kemungkinan berhenti bernapas.

3. Peredaran darah di kulit

Peredaran darah akan terganggu ketika sesak napas berat. Perubahan warna kulit memucat di bagian telapak tangan dan kaki serta muncul keringat dingin. Pada kondisi lebih lanjut akan timbul bercak kebiruan di kulit. Jika terus dibiarkan, kebiruan ini akan merata, terutama di ujung jari, telapak tangan dan kaki serta sekitar mulut.

Mencegah sesak napas dengan mengatasi alergi susu sapi 

Hal utama yang dapat dilakukan sebagai langkah pencegahan terjadinya reaksi alergi susu sapi adalah menghindarkan anak dari segala bentuk protein susu sapi dalam produk atau olahan apapun. Ini yang biasa disebut dengan diet eliminasi produk susu sapi dan turunannya. 

Advertisement

Selain itu menurut tata laksana Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), diet eliminasi produk susu sapi dan turunannya harus disertai dengan konsumsi susu terhidrolisa ekstensif.   

Susu formula terhidrolisa ekstensif merupakan alternatif susu formula pertama untuk menanggulangi gejala alergi dengan cepat menurut rekomendasi dokter. Jika diberikan secara tepat dan teratur, susu formula terhidrolisa ekstensif terbukti tetap dapat mengatasi gejala alergi dengan cepat seperti kolik.

Susu formula terhidrolisa ekstensif bersifat hipoalergenik. Susu ini dapat memberikan bantuan pada bayi yang tidak mampu mencerna protein susu sapi secara utuh dikarenakan protein didalam nya telah dipecah secara menyeluruh menjadi bagian-bagian sangat kecil.  Dengan begitu, tubuh si kecil tidak mengenali potongan dari protein tersebut sebagai alergen (substansi pencetus alergi). 

Susu formula terhidrolisa ekstensif juga membantu si kecil mencapai toleransi oral. Toleransi oral adalah kondisi dimana anak dapat kembali mengonsumsi produk susu sapi dan turunannya. Tentunya semua orang tua berharap anak nya dapat kembali mengonsumsi makanan produk susu sapi, sehingga toleransi oral menjadi tujuan akhir bagi para anak yang mengalami alergi susu sapi.

Advertisement

Selain itu tak sedikit orang tua yang memilih susu formula berbahan dasar soya dikarenakan  memanfaatkan kedelai sebagai sumber protein untuk mengganti komponen susu sapi. Namun, formula kedelai tidak dianjurkan untuk bayi di bawah 6 bulan. Hal ini dikarenakan dapat memicu alergi terhadap protein kedelai. Penggunaan formula soya dapat dipertimbangkan oleh bayi dengan keadaan khusus, misalnya masalah ekonomi keluarga, bayi tidak dapat menoleransi susu formula jenis lain, atau adanya preferensi khusus (orang tua menerapkan pola makan nabati pada bayi).

Bayi sesak napas merupakan salah satu gejala alergi yang dapat mengancam nyawa jika tidak cepat ditanggulangi. Agar gejala sesak napas tidak berlanjut, kenali tanda-tandanya sedini mungkin. Selain itu, ada baiknya setiap orangtua dapat berkonsultasi ke Dokter anak mengenai susu terhidrolisa ekstensif, diet manajemen susu sapi dan toleransi oral.  Sehingga dokter bisa mendiagnosis gejala anak lebih lanjut dan memberikan rekomendasi yang tepat.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Pemerintahan3 jam ago

Benyamin Davnie Uji Coba Tanam Padi Apung di Tandon Ciater

Pemerintahan3 jam ago

Pemkot Tangsel Perkuat Pencegahan TPPO bagi Calon Pekerja Migran

Pemerintahan3 jam ago

Pilar Saga Ichsan Dorong Siswa Aktif Peduli Lingkungan

Sport13 jam ago

Hasil Persija vs Persik 2-1, Macan Kemayoran Tetap di Puncak Klasemen BRI Super League 2026/2027

Jabodetabek18 jam ago

Bobotoh Meninggal Dunia Usai Nonton Persib vs Garudayaksa FC di Pakansari Bogor

Sport21 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Selasa 27 Oktober: PSS Sleman vs Borneo FC Samarinda

Sport21 jam ago

Prediksi Persija vs Persik Kediri di BRI Super League 2026/2027, Macan Kemayoran Diunggulkan

Sport21 jam ago

Persija vs Persik Kediri, Shin Tae-yong Bidik Tiga Poin di JIS

Sport21 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Senin 26 Oktober: Persebaya vs Madura United, Bhayangkara FC vs PSM Makassar, dan Persija vs Persik

Sport2 hari ago

Hasil Garudayaksa FC vs Persib Bandung 1-2

Sport2 hari ago

Arema FC Hajar Dewa United 4-0, Kekalahan Perdana Banten Warriors di BRI Super League 2026/27

Sport2 hari ago

Hasil Arema vs Dewa United 4-0 di BRI Super League 2026/27 Pekan ke-7

Sport2 hari ago

Hasil Pertandingan Persita Tangerang Vs Bali United Berakhir 1-1

Nasional3 hari ago

4 Pernyataan Sikap MUI Soal Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Tangerang Selatan3 hari ago

Warga Kelurahan Kranggan Apresiasi Program Penataan Kawasan Kumuh Tangsel

Nasional4 hari ago

Sambut Konser Andrea Bocelli, Pemuda Ekonomi Syariah Dorong Sinergi Musik, Pendidikan, dan Ekonomi Kemanusiaan

Jabodetabek4 hari ago

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Asta Cita Prabowo Penting untuk Generasi Mendatang

Jabodetabek4 hari ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Pemerintahan5 hari ago

Bali Tech Week 2026, Diskominfo Tangsel Dukung Transformasi Digital

Pemerintahan5 hari ago

Cegah TPPO, Pemkot Tangsel Terus Perkuat Edukasi dan Kewaspadaan Masyarakat

Sport3 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport3 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Nasional2 minggu ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport3 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport3 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Jabodetabek4 hari ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Sport1 minggu ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Nasional2 minggu ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Sport1 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport1 minggu ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport1 minggu ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Populer