Lifestyle
Penyebab Novel Coronavirus Disinyalir Berasal Dari Ular

Ular disinyalir jadi awal penyebaran munculnya Novel coronavirus di Wuhan, Tiongkok. Hal ini diungkapkan oleh sebuah sebuah studi terbaru yang diterbitkan pada 22 Januari 2020. Bagaimana penjelasannya?
Novel coronavirus kemungkinan berasal dari ular

Dalam Journal of Medical Virology, disebutkan bahwa 2019-nCov kemungkinan berasal dari ular. Kesimpulan ini diperoleh lewat hasil analisis terhadap urutan genetik dari Novel coronavirus yang dibandingkan dengan 200 lebih coronavirus lain dari seluruh dunia yang menginfeksi sejumlah binatang.
Temuan para peneliti mengungkapkan, 2019-nCov merupakan rekombinasi dari dua coronavirus, yakni bat coronavirus dan satu lagi coronavirus yang belum dikenali. Selain itu, studi ini juga mengungkapkan bahwa hasil rekombinasi genetik 2019-nCoV mempunyai perubahan pada salah satu protein virusnya.
Protein virus tersebut mengenali dan mengikat reseptor pada sel inang dan bisa membuat virus memasuki sel dan mengubah protein. Para peneliti kemudian menyimpulkan, perubahan protein tersebut mungkin memengaruhi kemampuan coronavirus untuk menginfeksi manusia dari tubuh ular.
Menurut para peneliti, ada dua tipe jenis ular yang biasanya muncul di kawasan Tiongkok tenggara, yakni ular krait dan ular kobra.
Hasil studi ini langsung dikiritik oleh para peneliti lainnya. Dilansir nature, para pakar virus yang tidak terlibat dalam penelitian ini menyebutkan, sayangnya, para pakar masih meragukan hasil studi ini. Mereka sangsi, apakah coronavirus bisa benar-benar menginfeksi ular.
Ular Dijual Bebas di Wuhan


Para peneliti yang mengungkap kaitan ular dan Novel coronavirus menilai pasar ikan Huanan di kota Wuhan, Tiongkok, bisa menjadi sumber Novel coronavirus karena sejumlah hewan liar dijual secara bebas. Bahkan hewan-hewan itu bisa langsung dimasak di tempat dengan pilihan menu berbeda.
Hampir sebagian besar orang yang terkena Novel coronavirus berpotensi melakukan kontak fisik dengan satwa liar karena di sana daging-daging hewan itu dijual bebas. Masyarakat di Wuhan pun sudah terbiasa mengonsumsi daging satwa liar, seperti musang dan ular.
Washington Post melaporkan, di pasar tersebut ada menu makanan liar yang bisa dengan cepat disajikan. Mulai dari sop ular, burung merak, burung unta, hingga anjing, katak dan tentu saja ular. Belakangan setelah wabah melanda, pedagang daging di sana menutup sejumlah keterangan hewan liar di toko mereka.
Hewan Penular Coronavirus Sebelumnya
Coronavirus adalah jenis virus zoonosis, artinya virus yang berasal dari hewan lalu ditularkan ke manusia. Berdasarkan keterangan WHO, virus SARS-CoV ditularkan dari musang ke manusia. Lalu ada MERS-CoV yang datangnya berasal dari unta dromedaris ke manusia.
Ada beberapa coronavirus lain yang sudah diidentifikasi di sejumlah hewan, namun sampai saat ini tidak menginfeksi manusia.
Kabartangsel.com
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026
Sport2 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak
Nasional3 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib
Banten2 minggu agoHasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC
Sport2 minggu agoPersijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1
Sport4 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final







































