Kampus
Perkuat Implementasi Program Green Campus, Rektor UIN Jakarta Serahkan Perangkat Pengelolaan Sampah Terpadu Mandiri

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyerahkan perangkat pengelolaan sampah terpadu mandiri sebagai bagian dari penguatan implementasi program Green Campus, di Kampus PPG, Ahad (14/12/2025). Penyerahan alat ini menegaskan komitmen UIN Jakarta dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang terpadu, mandiri, dan berkelanjutan di lingkungan kampus.
Perangkat yang diserahkan terdiri atas tujuh unit mesin pengolahan sampah, meliputi satu mesin incinerator dengan kapasitas pembakaran hingga 1.200 derajat Celsius, satu mesin mixer, satu mesin pencacah, satu mesin cetak briket, satu mesin conveyor, serta satu set pengaman tegangan listrik (stabilizer). Selain itu, turut diserahkan satu set keramba organik untuk mendukung pengolahan sampah berbasis organik.
Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D. menyampaikan bahwa pengelolaan sampah terpadu merupakan ikhtiar nyata kampus dalam menjawab tantangan lingkungan sekaligus persoalan sosial masyarakat. Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat produksi ilmu pengetahuan, tetapi juga harus menghadirkan solusi yang berdampak langsung.
“Tempat pengelolaan sampah terpadu mandiri ini adalah upaya UIN Jakarta untuk terus bertumbuh melalui inovasi berkelanjutan. Kampus harus menjadi produsen ilmu pengetahuan yang memberi dampak nyata dalam pengentasan persoalan sosial di masyarakat,” tegas Rektor.
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Prof. Dr. Imam Subchi menambahkann pentingnya peran kampus sebagai agen perubahan sosial. Ia menyatakan bahwa UIN Jakarta harus mampu memberi manfaat yang luas bagi masyarakat melalui kebijakan dan program yang berorientasi pada keberlanjutan. “UIN Jakarta harus menjadi mutiara yang senantiasa bersinar bagi masyarakat. Kehadiran kampus diharapkan menjadi penerang jalan sosial,” ujarnya.
Program Green Campus UIN Jakarta dijalankan melalui enam indikator utama, yakni infrastruktur hijau, energi hijau dan perubahan iklim, pengelolaan air bersih, pengelolaan sampah, transportasi hijau, serta pendidikan. Keenam indikator tersebut diimplementasikan secara bertahap sebagai bagian dari strategi pembangunan kampus berkelanjutan.
Kepala Pusat Pengembangan Green Campus UIN Jakarta Prof. Hendrawati menegaskan bahwa komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan terus diperkuat melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan. “UIN Jakarta terus tumbuh dengan inovasi yang memberi arti bagi negeri. Seluruh program diarahkan agar memberi dampak nyata bagi sivitas akademika dan masyarakat luas. Kami ingin membuktikan bahwa UIN Jakarta mampu menjadi pemimpin peradaban untuk kemaslahatan berkelanjutan,” jelasnya.
Profesor Hendrawati menambahkan, keberadaan perangkat pengelolaan sampah terpadu mandiri ini menjadi langkah konkret UIN Jakarta dalam mengatasi persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di Indonesia. “Melalui penguatan implementasi Green Campus, UIN Jakarta berkomitmen menghadirkan inovasi lingkungan yang berkelanjutan dan berdampak nyata,” pungkasnya.
Internasional6 hari agoCloudMile Borong Empat Penghargaan di Google Cloud Next 2026, Perkuat Ekspansi AI dan Cloud di Indonesia
Pemerintahan6 hari agoWali Kota Benyamin Davnie Lepas 393 Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Tangsel
Bisnis6 hari agoKolaborasi WINGS for UNICEF–Hers Protex Gelar Edukasi Menstruasi Remaja Putri di Sekolah
Nasional6 hari agoKementerian UMKM–SIPPO Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
Nasional6 hari agoMenaker Yassierli: Pelatihan Vokasi Jadi Langkah Nyata Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
Pemerintahan6 hari agoGebyar Lansia Tangsel: Benyamin Davnie Dorong Lansia Tetap Sehat, Aktif, dan Produktif
Pemerintahan6 hari agoPemilih Pemula Diproyeksikan Dominasi Pemilu 2029, Pemkot dan KPU Tangsel Perkuat Demokrasi Lewat Sekolah Jawara
Nasional6 hari agoMenaker Yassierli Tekankan Pentingnya Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta


























