Politik
Pilkada Tangsel, Benyamin Davnie Berharap Partisipasi Pemilih Meningkat
“Kalau pilpres (partisipasi masyarakat,red) itu mencapai 65 persen. Saya sebenarnya berharap bisa naik (dalam pilkada,red). Cuma saya khawatir warga pun tak tahu ada pilkada. Kurang ramai,” ujar Benyamin.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengutarakan kegelisahannya melihat kemungkinan menurunnya tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Kekhawatirannya hadir, mengingat tingkat intensitas kampanye dalam pilkada kali ini jauh lebih sedikit dibanding pilkada-pilkada sebelumnya.
Menurut pria yang kembali maju sebagai calon wakil wali kota Tangsel ini, saat ini intensitas kunjungan dalam kampanye paling maksimal menghadirkan 500 orang.
“Itulah yang menjadi kekhawatirann kami, adalah tingkat partisipasi masyarakat. Karena intensitas kunjungan itu paling banyak 500 orang,” ujar Benyamin pada saat menjadi narasumber pada Seminar Pilkada Serentak, Demokrasi Lokal dan Efektivitas Pemerintahan Daerah, di Kantor Lembaga Administrasi Negara (LAN), Senin (16/11).
Kampanye pilkada kali ini kata Benyamin, lebih ditekankan pada pertemuan terbatas dibanding kampanye rapat terbuka. Sementara waktu yang diberikan KPUD Tangsel untuk kampanye dialogis, masih sangat kurang. Dengan begitu tidak akan semua pemilih dapat terjangkau.
“Kapsitas pertemuan kan hanya di rumah dan gedung yang sumber pembangunanya dari pemerintah. Seperti balai warga. Kapasitasnya 20-30 orang. Paling banyak 500 orang seluruh titik sehari. Padahal pemilih bisa sampai ribuan,” ujarnya.
Benyamin yang maju berpasangan dengan Airin Rachmi Diany ini juga mendasarkan kekhawatirannya, mengingat alat peraga kampanye yang dicetak KPUD juga sangat terbatas. Demikian juga iklan di media massa.
“Kalau pilpres (partisipasi masyarakat,red) itu mencapai 65 persen. Saya sebenarnya berharap bisa naik (dalam pilkada,red). Cuma saya khawatir warga pun tak tahu ada pilkada. Kurang ramai,” ujar Benyamin.
Karena itu Benyamin Davnie berharap KPUD dapat lebih meningkatkan sosialisasi, sehingga tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pilkada yang digelar serentak di 269 daerah, dapat meningkat dan lebih baik dari pelaksaan pemilihan presiden 2014 lalu. (jp/kts)
Banten2 minggu agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional1 minggu ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional1 minggu agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional1 minggu agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional1 minggu agoProfil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari
Sport1 minggu agoFerry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?
Sport2 minggu agoJersey Home & Away Musim 2026/27 Persita Tangerang, Angkat Filosofi “Zirah Pendekar Cisadane”
































