Connect with us

Tangerang Selatan

PJJ di Tangsel Diperpanjang Hingga 25 Februari

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kembali memperpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai besok, Senin 21 Februari hingga 25 Februari.

Diperpanjangnya kembali PJJ, diakui Pemkot Tangsel sudah melalui rapat teknis secara matang. Karena banyaknya siswa yang terpapar dari klaster keluarga.

Bahkan, Walikota Tangsel Benyamin Davnie menyebutkan, protokol kesehatan (prokes) di sekolah sudah sangat ketat. Hanya saja, para pengantar dan yang menjemput siswa abai akan prokes hingga menimbulkan kerumunan.

Advertisement

“Patokannya level 3-nya kita ini juga harus diperhatikan, karena di sekolah sudah melakukan protokol kesehatan. Cuman problemnya itu ketika mengantarkan dan menjemput ini terjadi kerumunan di situ akhirnya banyak (kasus),” jelas Benyamin dalam keterangannya, Minggu (20/2/2022).

Hal itu diperkuat oleh data yang diterima Benyamin. Di mana, ada ratusan anak terpapar covid-19 disebabkan oleh klaster keluarga yang disebabkan berkerumun.

“Karena semua dari data yang saya dapatkan anak-anak yang terpapar covid-19 ini semuanya klaster keluarga dari klaster kerumunan,” ujarnya.

Untuk itu, dengan diperpanjangnya PJJ bisa menjadi peringatan masyarakat. Dan, jika pun nantinya akan dilakukan PTMT kembali, diharapkan bisa mengurai kerumunan saat antar dan jemput siswa sekolah.

Advertisement

“Makanya itu yang kita ingin urai,” tandas Benyamin. (nlr/plp)

Populer