Polda Metro Jaya tengah menyelidiki kasus pembakaran Polsek Ciracas yang terjadi pada Rabu (12/12/2018) dini hari WIB.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis menerangkan, massa yang membakar Polsek Ciracas diduga tidak suka dengan penanganan kasus pengeroyokan oknum oleh sekelompok tukang parkir di Arundina, Cibubur, Jakarta Timur pada Senin (10/12/2018).
“Itu massa yang kurang puas atas penanganan kasus yang terjadi sehari sebelumnya di Cibubur masuk dalam wilayah Polsek Ciracas,” tutur Idham.
Idham kembali menjelaskan, dampak dari ketidakpuasan, sebagian massa kurang lebih 200 orang meringsek masuk untuk mengecek ke dalam Polsek apakah benar tahanan yang memukul Kapten Komarudin sudah ditahan atau belum.
“Sudah diberi penjelasan oleh Kapolsek dan Kapolres masih dalam pengejaran, belum dilakukan penangkapan dan sudah diberi waktu 2×24 jam, tapi mungkin karena massa tidak puas lalu mereka lalukan tindakan anarkis,” ungkap Idham. (FER).
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Bisnis4 minggu agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Sport4 minggu agoPersita Tangerang Evaluasi Total Usai Musim Kompetisi 2025/26, Ahmed Zaki Iskandar Siapkan Pembenahan Besar
Banten3 minggu agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Cek Fakta3 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD














