Kabartangsel.com – Polres Metro Bekasi Sektor Serang Baru berhasil mengungkap kasus pembunuhan berencana yang awalnya ditemukan sebuah mayat di dalam sebuah rumah di Kampung Gebang Malang, Desa Sirnajaya, Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
Kedua tersangka yang berhasil diamankan berinisial S (27) dan M (30). “Setelah dilakukan cek dan olah TKP oleh Polsek Serang Baru dan IIdentifikasi Polrestro Bekasi, didapat beberapa kejanggalan akibat kematian korban,” terang Kapolsek Serang Baru AKP Wito kepada Kabartangsel.com, Selasa (5/3/2019).
Setelah selesai melakukan olah TKP pada selasa (4/3/2019) sekitar pukul 22.00 WIB, diperoleh beberapa kesimpulan yang mengarah pada pelaku S yang merupakan suami korban. “Kemudian dilakukan pencarian dan berhasil ditangkap satu jam setelah olah TKP, yaitu pukul 23.00 WIB di Kampung Gebang Malang, Desa Sirna Jaya, Serang Baru, Kabupaten Bekasi,” jelas AKP Wito.
Setelah diinterogasi, pelaku mengakui melakukan perbuatan pembunuhan berencana tersebut bersama temannya yang berinsial M. Pelaku mengaku melakukan perbuatan pembunuhan berencana karena sakit hati dan merasa kesal terhadap korban yang didasari rasa cemburu lantaran pelaku mengetahui di HP korban ada komunikasi dengan laki-laki lain.
“Sehingga terjadi keributan berkepanjangan, bahkan korban meminta cerai. Selain itu korban juga sering menghina pelaku dan orangtuanya dengan kata-kata ‘ga sudi kerumah mu, rumahmu banyak penyakit, banyak virus’ yang akhirnya korban dan tersangka S tidak satu rumah selama satu bulan,” ujar AKP Wito.
Pelaku kemudian curhat kepada tersangka M dan merencanakan pembunuhan terhadap istrinya. Pada Rabu (27/2/2019) sekitar pukul 01.00 IB, perencanaan tersebut dilaksanakan dengan cara kedua pelaku datang ke rumah korban lewat pintu belakang menuju ke kamar tidur yang ketika itu korban sedang tidur.
Melihat kondisi tersebut M langsung membekap mulut dan hidung korban dengan menggunakan handuk kecil dan bantal sambil mencekik leher. “Sedangkan pelaku S memegangi tangan dan kaki korban supaya tidak meronta-ronta karena posisi anak korban berinisial H (4) berada di samping korban,” ungkap AKP Wito.
Setelah korban diduga sudah meninggal, pelaku langsung menutupi dengan sprei warna ungu dan kemudian motor Scopy milik korban berikut STNK, helm dan dompet dibawa oleh pelaku M ke rumah temannya berinsial A di daerah Jonggol atas suruhan tersangka S dengan tujuan untuk digadaikan dan mengelabui jejak peristiwa pembunuhan berencana tersebut.
“Kemudian pagi harinya pukul 05.00 WIB, pelaku S datang ke rumah korban untuk mengambil anaknya yang saat itu sedang menangis seolah-olah tidak terjadi apa-apa,” pungkas AKP Wito. (BHR)
Nasional7 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat
Bisnis6 hari agoLG Electronics Indonesia Rilis Mesin Cuci AI Kapasitas Besar, WashTower dan Top Loading Hingga 25 Kg
Pemerintahan6 hari agoApel dan Halalbihalal, Benyamin Davnie Tekankan Kebersihan Lingkungan hingga Efisiensi Anggaran di Tangsel
Nasional6 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Gelar Halalbihalal Bersama Keluarga Besar Setwapres
Otomotif6 hari agoMobil Listrik Terbaik di Indonesia 2026: Tesla Model 3, Hyundai Ioniq 5, Hingga ICAR V23
Bisnis6 hari agoHerbalife Family Foundation Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp585 Juta untuk Masyarakat Terdampak Banjir di Sumatra
Internasional6 hari agoPraka Farizal Rhomadhon Prajurit TNI Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL Gugur di Lebanon
Bisnis7 hari agoASICS Rilis Sepatu Canggih SONICSMASH™ FF














