Warga Negara Asing (WNA) asal Jerman dan istrinya ditemukan tewas dibunuh di kediamannya di Perumahan Giri Loka 2 BSD, Serpong, Tangsel, Jumat (12/3). Pasutri yang tewas tersebut bernama Kurt Emil Nonnenmacher (84) dan Naomi Simanungkalit (32).
Pelaku pembunuhan pasutri tersebut ternyata adalah kuli harian lepas yang bekerja di rumah tersebut.
“Pada Hari Sabtu 13 Maret 2021 Jam 15.00 WIB, Tim Satreskrim Polres Tangsel bersama unit Reskrim Polsek Serpong telah menangkap seseorang yang telah ditetapkan sebagi tersangka atas dugaan tindak pidana menghilangkan nyawa seseorang,” kata Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin saat menggelar konferensi pers di Mapolres Tangsel, Minggu (14/3/2021).
Kapolres Tangsel jelaskan, salah satu korban berstatus warga negara asing (WNA ) yaitu Jerman.
“Untuk tersangka kami amankan di Tambun Bekasi,” ucap Kapolres Tangsel.
Kapolres Tangsel menambahkan, terkait motif pelaku adalah merasa sakit hati karena sering mendapatkan kata-kata kotor dan perbuatan-perbuatan yang menurut pelaku sangat mengina.
Atas perbuatan pelaku, ditersangkakan pasal pembunuhan berencana dengan 340 KUHP Pidana dan pasal pencurian dengan kekerasan Pasal 365 ayat (3) KUHP yang ancaman pidananya 20 tahun penjara dan seumur hidup. (fid)
Tangerang7 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport6 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport6 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis5 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas5 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional5 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden











