Nasional
Profil Aulia Akbar Pemenang Logo IKN ‘Pohon Hayat Nusantara’

Presiden Republik Indonesia Jokow Widodo resmi memperkenalkan logo baru Ibu Kota Nusantara, Selasa (30/5/2023)
Setelah melalui proses pemilihan logo dengan turut melibatkan masyarakat Indonesia, Pohon Hayat Nusantara terpilih menjadi logo baru Nusantara.
Melalui logo ini, Nusantara merepresentasikan visinya sebagai kota dunia untuk semua. Serta Nusantara yang menjadi sumber kehidupan juga rumah bagi berbagai keanekaragaman hayati di dalamnya.
Profil Aulia Akbar

Aulia Akbar adalah seorang desainer grafis asal Bandung yang berfokus pada brand identity design dengan metode branding Human Brand Model (POT Branding House) dan selalu berupaya konsisten untuk melihat dampak sosial dan budaya dari desain yang telah dirancang, baik komersial atau proyek sosial.
Dalam kesehariannya, ia berkarir menjadi Art Director di POT Branding House, sebuah konsultan branding di Bandung (2016-sekarang), menjadi dosen luar biasa di ITENAS di jurusan DKV (2016-2017, mata kuliah proyek desain dan desain identitas) serta aktif dalam mengelola forum desainer grafis muda BDF (Bandung Design Friendly) & ADGI (Asosiasi Desainer Grafis Indonesia) Bandung Chapter.
Ia percaya desain grafis dapat turut memberi kontribusi yang besar bagi kelangsungan hidup manusia—Design create culture, culture shape value, and value shape the future.
Logo IKN ‘Pohon Hayat Nusantara’
Aulia Akbar mengatakan, rancangan ini untuk bisa secara terbuka diamati, dipelajari, dan diapresiasi bersama dengan memilih identitas dan wujud visualisasi Ibu Kota Negara Nusantara yang menjadi rumah bersama untuk mewujudkan peradaban baru yang lebih maju, harmonis, dan mengakar.
“Desain logo ‘Pohon Hayat Nusantara’ ini terinspirasi oleh bentuk penghayatan simbolisme pohon dari barat sampai timur Indonesia. Sumber kehidupan sekaligus kekayaan hayati yang melimpah di ekologi kita. Simbol dasar yang tumbuh dari 5 akar ideologi bangsa (Pancasila), tumbuh mengalir menjadi 7 batang gugus pulau besar di Indonesia sebagaimana kita sebagai masyarakat maritim dengan wawasan Nusantaranya melihat laut dan alur sungai sebagai penghubung, yang lalu terhubung dalam 1 lingkaran utuh yang menumbuhkan 17 kembang mekar sebagai simbolisasi kemerdekaan abadi,” ujarnya.
“Rancangan Nusantara ini disuarakan oleh font ‘IKN Sutasoma’ yang terinspirasi oleh aksara Pallawa, salah satu aksara tertua di Asia Tenggara yang ditemukan di Kutai, Kalimantan. Identitas visual IKN Nusantara, rancang bentuk universal namun mengakar, terbalut dalam bentuk yang merayakan kemerdekaan peradaban baru,” tutupnya.
Serba-Serbi6 hari agoCara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK
Sport5 hari agoJadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC
Pemerintahan2 hari agoPemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
Pemerintahan2 hari agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
Pemerintahan2 hari agoBenyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
Serba-Serbi6 hari agoApa Itu DESIL?
Pemerintahan4 hari agoJelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan
Pemerintahan5 hari agoKemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan








































