Profil Prof Dr Ir Ali Zum Mashar, Penemu Mikroba Google

By: Rabu, 24 Februari 2021
Prof Dr Ir Ali Zum Mashar MSi, Penemu Mikroba Google

Ketahanan sebuah negara bisa ditentukan lewat sistem ketahanan pangan. Karenanya, dengan sumber daya pangan yang melimpah, seharusnya Indonesia bisa menjadi sebuah negara adidaya.

Namun faktanya, sejauh ini belum ada upaya dari para stakeholder untuk menjadikan bangsa ini mampu berbicara banyak di kancah dunia lewat ketersediaan pangannya. Kurang apa lagi kalau melihat sumber daya alam yang begitu mendukung?

Melihat kondisi ini, Prof Dr Ir Ali Zum Mashar, yang notabene hanya seorang anak transmigran di lahan gambut Kalimantan, mencoba membuktikan kalau kejayaan Indonesia bisa dimulai dari sekarang.

Caranya? Dengan menjadi pemain besar di kancah per-pangan-an jagad raya. Lewat temuannya yang dinamakan Mikroba Google, bapak ini akan menjelaskan tentang detail produksi pangan yang efektif dan efisien. Apa sebenarnya yang dinamakan Mikroba Google ini? Ikuti diskusinya dalam sesi ngopi di channel Master C19 bersama Prof Dr Ir Ali Zum Mashar – Penemu Mikroba Google.

 

Prof Dr. Ali Zum Mashar, Penemu Mikroba Google teknologi Bioperforasi dan padi “Trisakti” padi super genjah 75 hari produksi tinggi adalah lulusan Bioteknologi (IPB), Pengelolaan Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan yang produktif dalam berinovasi. Professor yang dianugerahkan dari universitas di timur tengah ini atas karya karyanya dari paten Internasional dan Nasional yang dimanfaatkan oleh beberapa negara di timur tengah dan asean diantaranya penghijauan di arab saudi, Qatar dan Dubai. Doktor dibidang lingkungan ini memiliki banyak penemuan lainnya diantaranya 21 jenis galur kedelai unggul dengan produktivitas tinggi bahkan karyanya berhasil meraih Rekor Guiness Book MURI dunia sebagai pohon kedelai buah terlebat 2.400 – 3.030 polong per pohon dan dengan tinggi 3,20 – 4,5 meter. Karya inovasinya dimulai sejak tahun 2000 Prof Dr. Ali Zum Mashar berhasil menemukan sekelompok mikroba super dari lahan gambut pedalaman Kalimantan Tengah diberi nama BioP2000Z yang dalam pengembangannya sekarang dikenal dengan Teknologi Mikroba Google alias “MIGO”

Pengharagaan Prof Dr. Ali Zum Mashar

* Penerima Anugerah MAI AWARDS PERTAMA, 2013 Bidang Rekayasa Teknologi oleh masyarakat agribisnis dan agroindustri Indonesia, diberikan oleh Presiden RI diserahkan Menko Ekonomi

* Penerima Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa, 2009 Bidang Pangan (Kompetisi yg diselenggarakan Diknas/Dikti, Deptan, Ristek, HAKI DephumHAM, Dep. Perdagangan), oleh Presiden RI.

* Penerima Anugerah Kalyanakretya Utama, 2004 Bidang Pertanian dan Agroindustri KemenRistek 0leh Presiden RI (Ibu Megawati Soekarno) th. 2004.

* Penerima Penghargaan sebagai ilmuwan, peneliti Penemu yang terunggul, teruji dan terterapkan dibidang ”Pertanian dan Agroindustri” dari Menristek Kementerian Ristek dan BPPT R.I., th 2004.

* Penerima Anugerah MURI Rekor Dunia, 2004. Kategori karya pembuatan tanaman kedelai Raksasa melalui cara organik/Hayati Mikroba Google.


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *