Proyek Tol Serpong-Cinere, Tiga Area Pemakaman di Bambu Apus Direlokasi

By on Senin, 15 April 2019

Sebanyak tiga titik area pemakaman terkena dampak proyek pekerjaan proyek tol Serpong-Cinere (Sercin) yakni, di Kelurahan Bambu Apus, Kelurahan Pamulang Barat dan di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

Namun dalam relokasi makam yang dilakukan pengelola makam di Bambu Apus, Pamulang, pihak ahli waris tidak diberitahukan jadwal secara tertulis kapan makam akan dibongkar.

“Ini kacau namanya, ditelpon mendadak makam mau dibongkar sekarang. Seharusnya itu terjadwal, ada tanggal kapan makam dibongkar jadi pihak ahli waris jelas kapan harus datang ke makam. Kalau keluarganya pada kerja semua gimana,” ungkap Nadia, warga Bambu Apus yang makam adik kandungnya terdampak pembongkaran proyek tol Sercin.

Nadia baru diberitahu pada pukul 16.00 WIB, oleh pihak RW 07 dan ia merasa sangat kecewa. Adik kandung, laki-laki atas nama Muhammad Arif Rahman yang meninggal 16 tahun silam, membuat Nadia dan keluarga cukup sedih.

“Yang saya kecewa makam dibongkar tanpa ada ahli waris. Saat saya datang makam sudah digali dan jenazahnya sudah diangkat dan ditaruh peti dari triplek tipis. Bahkan saya harus mencari petinya dulu. Saat saya ingin membuka peti, katanya harus izin Ketua pengelola dahulu. Pengelola pun tidak menjawab saat dihubungi via telpon,” jelasnya.

Sementara itu, menurut salah satu petugas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Serpong-Cinere Suwardi menyampaikan PPK telah menyerahkan semua kepada pengelola makam. Namun harus sesuai SOP yang berlaku. Pertama mengundang ahli waris, kedua harus ada Amil yang membacakan doa.

Sementara saat dikonfirmasi melalui whatsapp Ketua Pengelola Makam Bambu Apus, Amsir meminta maaf karena saat dihubungi sedang berada di dokter.

“Mohon maaf karena saya sedang sakit dan berada di dokter. Yang penting kita doakan biar adiknya ditempatkan surganya Allah. Saya kembalikan jika ingin melihat ya kita bongkar kembali,” katanya dalam chat Whatsapp.

Ia pun membeberkan bahwa proses relokasi makam dikejar-kejar oleh pihak tol agar cepat selesai. (plp)