Sebanyak tiga titik area pemakaman terkena dampak proyek pekerjaan proyek tol Serpong-Cinere (Sercin) yakni, di Kelurahan Bambu Apus, Kelurahan Pamulang Barat dan di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).
Namun dalam relokasi makam yang dilakukan pengelola makam di Bambu Apus, Pamulang, pihak ahli waris tidak diberitahukan jadwal secara tertulis kapan makam akan dibongkar.
“Ini kacau namanya, ditelpon mendadak makam mau dibongkar sekarang. Seharusnya itu terjadwal, ada tanggal kapan makam dibongkar jadi pihak ahli waris jelas kapan harus datang ke makam. Kalau keluarganya pada kerja semua gimana,” ungkap Nadia, warga Bambu Apus yang makam adik kandungnya terdampak pembongkaran proyek tol Sercin.
Nadia baru diberitahu pada pukul 16.00 WIB, oleh pihak RW 07 dan ia merasa sangat kecewa. Adik kandung, laki-laki atas nama Muhammad Arif Rahman yang meninggal 16 tahun silam, membuat Nadia dan keluarga cukup sedih.
“Yang saya kecewa makam dibongkar tanpa ada ahli waris. Saat saya datang makam sudah digali dan jenazahnya sudah diangkat dan ditaruh peti dari triplek tipis. Bahkan saya harus mencari petinya dulu. Saat saya ingin membuka peti, katanya harus izin Ketua pengelola dahulu. Pengelola pun tidak menjawab saat dihubungi via telpon,” jelasnya.
Sementara itu, menurut salah satu petugas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Serpong-Cinere Suwardi menyampaikan PPK telah menyerahkan semua kepada pengelola makam. Namun harus sesuai SOP yang berlaku. Pertama mengundang ahli waris, kedua harus ada Amil yang membacakan doa.
Sementara saat dikonfirmasi melalui whatsapp Ketua Pengelola Makam Bambu Apus, Amsir meminta maaf karena saat dihubungi sedang berada di dokter.
“Mohon maaf karena saya sedang sakit dan berada di dokter. Yang penting kita doakan biar adiknya ditempatkan surganya Allah. Saya kembalikan jika ingin melihat ya kita bongkar kembali,” katanya dalam chat Whatsapp.
Ia pun membeberkan bahwa proses relokasi makam dikejar-kejar oleh pihak tol agar cepat selesai. (plp)
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia














