Connect with us

Nasional

Pusrehab Kemhan Gelar Seminar HDI untuk Tingkatkan Prestasi Atlet Penyandang Disabilitas

Published

on

Jakarta – Pusat Rehabilitasi Kementerian Pertahanan (Pusrehab Kemhan) menyelenggarakan Seminar Hari Disabilitas Internasional (HDI) bertemakan “Membangun Negeri dengan Semangat Meningkatkan Prestasi Olahraga Penyandang Disabilitas Personel TNI dan PNS Kemhan” secara virtual dan offline, Rabu (1/12) di Gedung Serbaguna RS dr Suyoto Pusrehab Kemhan, Jakarta. Kegiatan seminar ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Disabilitas Internasional 3 Desember 2021, yang ditetapkan oleh PBB sejak tahun 1992.

Saat membuka Seminar HDI, Kapusrehab Kemhan dalam sambutannya mengatakan bahwa peringatan Hari Disabilitas Internasional bertujuan untuk mengenang keberadaan disabilitas di dunia dan memberikan dukungan guna meningkatkan martabat, hak, dan kesejahteraan para penyandang disabilitas. Disamping itu, kegiatan seminar ini menjadi salah satu cara untuk mengingatkan kembali bahwa membangun negeri juga dapat dilakukan dengan cara berprestasi di bidang olahraga.

Kapusrehab Kemhan menambahkan, pada event Paralympic International di Tokyo, para Atlet Indonesia mendapatkan medali mewakili Indonesia di tingkat internasional. Tentunya hal ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk meningkatkan prestasi di bidang olahraga.

Advertisement

“Sebagai bukti bahwa penyandang disabilitas mampu berprestasi di bidang olahraga yakni Atlet penyandang disabilitas personel TNI dan PNS Kemhan pada Peparnas Papua telah meraih medali emas, perak, dan perunggu untuk cabang tenis kursi roda serta menembak”, ujar Kapusrehab Kemhan.

Staf Khusus Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia yang menjadi keynote speaker pada seminar ini menyampaikan apresiasi dengan peneyelenggaraan seminar yang diadakan oleh Pusrehab Kemhan. Dan berharap, agar kegiatan ini bermanfaat secara berkelanjutan demi kemandirian dan kesejahteraan penyandang disabilitas. “Kuncinya adalah pada kesempatan dan mampu melihat potensi pada setiap individu penyandang disabilitas”, ujar Angkie Yudistia.

Seminar HDI secara online diikuti para peserta diantaranya dari Kemhan, Mabes TNI, TNI AD, AL, AU, Kemensos, Kemenpora, National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Pusat dan Provinsi. Sedangkan secara offline diikuti oleh Pejabat Eselon 3 dan 4 Pusrehab Kemhan, kemudian Analis Madya Pusrehab Kemhan serta para Atlet Penyandang Disabilitas Pusrehab Kemhan.

Selain Staf Khusus Presiden Bidang Sosial, dalam Seminar HDI juag menghadirkan pembicara sebagai narasumber antara lain Waaspers Panglima TNI Brigjen TNI Rusmili, S.I.P., M.S.I yang menyampaikan materi tentang “Partisipasi Olahraga Prestasi Atlet Penyandang Disabilitas Personel TNI dan PNS Kemhan”, kemudian Wakil Sekjen NPC Indonesia Rima Ferdianto, S.T., dengan penyampaian materi tentang “Keorganisasian dalam Olahraga Disabilitas”.

Advertisement

Brigjen TNI Rusmili, S.I.P., M.S.I., dalam penyampaian materinya mengatakan, bahwa TNI sangat mendukung untuk memajukan dan berpartisipasi dalam giat olahraga nasional, baik sebagai pengurus, pembina, atlet dan official untuk membantu pembinaan serta pengembangan prestasi olahraga nasional maupun daerah.

Sementara Wakil Sekjen NPC Indonesia berharap, agar penyandang disabilitas personel TNI dan PNS Kemhan yang berprestasi di bidang olahraga hendaknya difasilitasi untuk dapat berkolaborasi dengan NPCI sebagai wadah pembinaan olahraga penyandang disabilitas. “NCPI siap untuk membina Atlet Penyandang Disabilitas personel TNI dan PNS Kemhan hingga berprestasi di bidang olahraga”, papar Rima Ferdianto, S.T. (rls/fid)

Advertisement

Populer