Razia, Ratusan Barang Elektronik di Sel Tahanan Lapas Pemuda Tangerang Disita

By: Sabtu, 6 Maret 2021

TANGERANG – Lembaga Permasyarakatan Pemuda Klas IIA Tangerang (Lapas Pemuda) melakukan inspeksi mendadak atau sidak di blok hunian warga binaan permasyarakatan (WBP) pada Jum’at (5/3/2021) dini hari.

Kegiatan dipimpin Agus Toyib selaku Kepala Kanwil Kemenkumham Banten bekerjasama dengan BNN Kota Tangerang.

Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan ratusan alat elektronik milik para WBP. Seperti kipas angin, handphone, kabel listrik, dan lain sebagainya.

“Alhamdulillah seperti dilihat bahwa luar biasa begitu banyak hasil razia malam ini, namun kita tidak menemukan adanya narkoba,” ujar Agus.

Agus mengatakan, razia ini sebagai upaya pihaknya dalam mencegah peredaran narkoba serta mengantisipasi gangguan keamanan di dalam lapas.

“Mudah-mudahan ini menjadi semangat kita untuk bersih-bersih di dalam lapas atau rutan,” jelasnya.

Menurutnya, barang-barang terlarang yang disita tersebut segera dimusnahkan. Pasalnya, sesuai dengan aturan yang berlaku, WBP tidak diperkenankan memasukkan barang elektronik apapun ke dalam lapas.

“Tentu iya (dimusnahkan). HP ini harus dirusak atau dicemplungin air garam. Yang jelas tidak boleh berfungsi lagi,” katanya.

Agus menambahkan, barang-barang terlarang ini bisa berada di dalam lapas karena petugas kelelahan dan terjadi kelengahan. Sehingga, hal ini menjadi evaluasi pihaknya.

“Bisa saja ada kelelahan. Kelelahan-kelelahan itu bisa bikin petugas kekurangan ketelitian. Ini menjadi evaluasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Tangerang AKBP Ichlas Gunawan menuturkan, pihaknya mengapresiasi adanya kegiatan razia di dalam lapas ini.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini dan bersyukur sudah dihubungi secara langsung oleh pjmpinan lapas ini menunjukan sinergitas,” tuturnya.

Ichsan menyebut, barang-barang yang disita ini merupakan fakta bahwa di dalam lapas masih ada barang-barang terlarang meskipun tidak ditemukan narkoba.

“Ini bukan sesuatu yang diinginkan. Kita berhadapan dengan orang-orang yang bisa melakukan berbagai cara. Mudah-mudahan langkah awal ini bisa diikuti selanjutnya,” tutupnya. (KEY/WT)


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *