Bisnis
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Terlemah Sepanjang Sejarah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tekanan hebat pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Berdasarkan data perdagangan pasangan mata uang USD/IDR, rupiah sempat menyentuh level Rp17.521 per dolar AS dalam perdagangan intraday.
Level tersebut menjadi titik terlemah rupiah sepanjang sejarah dan menandai tekanan besar di pasar keuangan domestik. Hingga perdagangan tengah hari, rupiah masih bertahan di kisaran Rp17.506 per dolar AS atau melemah sekitar 0,53 persen dibanding penutupan sebelumnya di level Rp17.414 per dolar AS.
Pelemahan rupiah terjadi di tengah meningkatnya sentimen global, mulai dari penguatan dolar AS, arus keluar dana asing, hingga ketidakpastian geopolitik internasional. Kondisi tersebut membuat mayoritas mata uang Asia ikut tertekan terhadap dolar AS.
Di pasar Asia, won Korea Selatan tercatat menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam, disusul peso Filipina, ringgit Malaysia, hingga yen Jepang. Sementara yuan China justru masih mampu mencatat penguatan tipis terhadap dolar AS.
Dalam periode satu tahun terakhir, USD/IDR tercatat naik lebih dari 6 persen.
Nasional7 hari agoMendagri Tito Karnavian Dukung Hadirnya Perpukadesi, Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia
Nasional7 hari agoAirin Rachmi Diany Raih Penghargaan Outstanding Influential Woman Leader in Regional Development dari CNN Indonesia
Sport2 hari agoHasil Akhir Persija Jakarta vs Persib Bandung1-2 di BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-32
Opini4 hari agoKetika Makanan Juga Relasi
Banten2 hari agoHasil Persita Tangerang vs Persijap Jepara 0-3 di BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-32
Pemerintahan5 hari agoBenyamin Davnie Lanjutkan Program Bedah Rumah, Targetkan 329 Unit Diperbaiki Sepanjang 2026
Sport7 hari agoIndonesia vs China 1-0 di Piala Asia U-17 2026
Techno3 hari agoAplikasi HRD Terbaik di Indonesia untuk Tingkatkan Efisiensi Pekerjaan HR hingga 80 Persen

























