Foto yang diklaim
sumber bukanlah foto-foto anak rohingya disiksa komunis. Foto aslinya berasal
dari Barcroft Media yang ditayangkan di dailymail.co.uk pada 1 Agustus
2012. Foto itu mengisahkan tentang
kerasnya pelatihan altet gimnastik sedari kecil di Kota Nanning, Daerah Otonomi
Guangxi Zhuang, China.
=====
Kategori: False
Context
=====
Sumber: Pertanyaan
Anggota FAFHH (@S Widodo) dan Media Sosial Facebook
=====
Narasi:
Relakah anak cucu
kita dibikin seperti anak2 rohingya ini ketika Komunis berkuasa…?????
=====
Penjelasan:
Akun atas nama
Ijah menyebarkan sebuah foto yang diklaim sebagai penyiksaan anak-anak Rohingya
oleh Komunis. Dalam foto itu memperlihatkan sejumlah anak tengah bergantung
tanpa menggunakan baju, hanya celana dalam saja.
Setelah dilakukan
penelusuran, ternyata foto-foto tersebut bukanlah tentang anak-anak Rohingya. Foto
tersebut merupakan potret kejamnya pelatihan kepada anak-anak calon atlet
gimnastik di Kota Nanning, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, China.
Foto itu digunakan
oleh media asal Inggris, dailymail.co.uk dalam beritanya dengan judul “Torture or training? Inside the brutal
Chinese gymnasium where the country’s future Olympic stars are beaten into
shape” yang ditayangkan pada tanggal 1 Agustus 2012. Berikut kutipan
beritanya:
[…] Her face
etched with pain, a child trains for Olympic glory while her gymnastics trainer
stands on her legs.
The cartoon space
rockets and animal astronauts on her tiny red leotard are a stark and powerful
reminder of this little girl’s tender age as she trains as hard as any adult
athlete in the Western world.
Nanning Gymnasium
in Nanning, China, is one of many ruthless training camps across the country to
which parents send their children to learn how to be champions.
But while training
techniques appear extreme to Western eyes, they provide an insight into why
China’s athletes at London 2012 seem so easily able to swim, dive, lift and
shoot their way to victory.
Gymnastic stars
are known for starting at an incredibly early age, and this group of children
appear no different as they battled to complete the demanding routines on bars,
rings, and mats.
Boys and girls who
looked no older than five or six-years-old were tasked with swinging on beams,
hanging from pairs of rings and bounding across floor mats during the
physically strenuous training sessions.
The youngsters at
the same training school will be hoping to emulate the success of 16-year-old
swimming sensation Ye Shewin, who glided into the record books on Saturday
night.
Only last January
harrowing photographs were posted on the internet showing Chinese children
crying in pain as they were put to work.
In case they had
forgotten why they were there, a large sign on the wall reminded them. ‘GOLD’
it said simply.
Charges are often
taught by rote that their mission in life is to beat the Americans and
all-comers to the top of the podium. […]
Adapun, dailymail.co.uk
mengambil foto itu dari sebuah portal kontributor berita dan foto bernama
Barcroft Media. Dalam laman Barcroft Media, foto bocah-bocah yang menggantung
tanpa baju itu memang hasil potretan kontributor dari China Photo Press.
Selain itu, foto
itu sempat disebarkan di Turki dan telah dibongkar oleh organisasi Fact
Checking Turki bernama teyit.org. Dalam situs tersebut, dijelaskan bahwa foto
itu beredar dengan narasi penyiksaan umat Budha di Arakan dan telah dibantah
oleh Fact Checker dari Teyit.
Dari hasil
penelusuran itu, maka dapat dikatakan klaim foto anak-anak Rohingya disiksa
komunis tidak benar. Dengan demikian dapat dikategorikan sebagai False Context.
=====
Referensi:
https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/847677582231445/
Sport4 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Bisnis4 minggu agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Nasional4 minggu agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport4 minggu agoShin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Kepala Persija Jakarta untuk Musim 2026/2027
Pendidikan4 minggu agoCreative Portfolio Showcase 2026, Terobosan SMK Budi Luhur dalam Penilaian Kompetensi Siswa
Banten4 minggu agoLamiPak Bersama Frisian Flag Resmikan Program Pengelolaan Sampah Kemasan Aseptik di Kabupaten Serang
Komunitas4 minggu agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel














