[SALAH] “Ternyata begini cara Presiden mengajarkan politik”

By on Selasa, 19 Maret 2019
[SALAH] "Ternyata begini cara Presiden mengajarkan politik"

Pelintiran tahun lalu. Post SUMBER membagikan video berita tahun 2015, diedarkan mendekati pilpres untuk membangun premis pelintiran mengenai “politik uang”, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

======

KATEGORI

Konten yang Salah.

======

SUMBER

http://bit.ly/2UOp3HL https://archive.fo/ZAmVO, post oleh akun “Ridwan Firdaus Bin Armanudin” (facebook.com/ridwan.githa), sudah dibagikan 67.000 kali per tangkapan layar dibuat.

======

NARASI

“Ternyata begini cara Presiden mengajarkan politik kepada rakyatnya.

Nilailah sendiri oleh kalian !!!”.

======

PENJELASAN

(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang Salah

Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”.

  • Post SUMBER membagikan video berita tahun 2015.
  • Selain mengedarkan video lama, post SUMBER menambahkan narasi untuk membangun premis pelintiran mengenai “politik uang”.

——

(2) Beberapa artikel yang terkait:

  • Liputan6(dot)com @ 8 Mar 2015: “Kunjungi Ngawi, Presiden Jokowi Bagi-bagi Amplop”, selengkapnya di (1) bagian REFERENSI.
  • TRIBUNNEWS(dot)com @ 8 Mar 2015: “Presiden Jokowi Bagi-bagi Uang Rp 100 Ribu di Ngawi Picu Kehebohan”, selengkapnya di (1) bagian REFERENSI.

======

REFERENSI

(1) http://bit.ly/2ETFtu2 Liputan6(dot)com: “Kunjungi Ngawi, Presiden Jokowi Bagi-bagi Amplop

Liputan6
08 Mar 2015, 07:16 WIB

(foto)
(Liputan 6 TV)

Liputan6.com, Ngawi – Usai santap siang di sebuah rumah makan di Desa Karangasri, Ngawi, Jawa Timur, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyempatkan diri untuk menemui warga yang sudah menantikannya di pinggir jalan.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Minggu (8/3/2015), warga pun langsung berebut untuk menjabat tangan Presiden Jokowi.

Namun ternyata tidak hanya jabat tangan biasa, karena mereka juga mendapat amplop dari presiden yang berisi uang Rp 100 ribu. Akibatnya makin banyak yang berdesak-desakan untuk bisa bersalaman dengan presiden.

Bagi-bagi amplop ini dilakukan Presiden Jokowi seusai mengakhiri rangkaian kunjungan kerja di Jawa Timur, termasuk panen raya di Ponorogo serta meninjau industri kereta api atau PT Inka di Madiun sebelum bertolak ke Jakarta melalui Lanud Iswahyudi. (Dan/Ans)”.

——

(2) http://bit.ly/2QSAAaW TRIBUNNEWS(dot)com @ 8 Mar 2015: “Presiden Jokowi Bagi-bagi Uang Rp 100 Ribu di Ngawi Picu Kehebohan

Minggu, 8 Maret 2015 00:39 WIB

(foto)
Surya

TRIBUNNEWS.COM, NGAWI – Presiden Joko Widodo mampir ke Ngawi usai panen raya di Blora, Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2015) petang.

Saat di Madiun dan Ponorogo, dia hanya membagikan buku-buku serta bersalaman, tetapi ketika di Ngawi membagi-bagikan uang Rp 100.000 kepada ratusan warga.

Meski hanya mampir, sontak pembagian uang yang dimasukkan dalam amplop putih itu semakin menyedot perhatian.

Apalagi, bagi-bagi uang itu diberikan langsung oleh Jokowi usai makan di restoran Desa Karangasri, Kecamatan/Kabupaten Ngawi.

Jokowi bagi-bagi uang itu sempat membuat situasi agak kacau karena rupanya warga tidak menyangka bahwa yang diberikan uang yang cukup besar bagi mereka.

Beruntung, petugas kemanan dan Paspampres segera mengatur agar warga antre secara tertib.

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Surya”.

======

Sumber: https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/857482631250940/

Pelintiran tahun lalu. Post SUMBER membagikan video berita tahun 2015, diedarkan mendekati pilpres untuk membangun premis pelintiran mengenai “politik uang”, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/857482631250940/

Người đăng: Aribowo Sasmito vào Thứ Ba, 19 tháng 3, 2019

https://connect.facebook.net/vi_VN/sdk.js#xfbml=1&version=v3.2

Copyright ©