Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Kabinet (DWP Setkab) menggelar Webinar “Transformasi dan Strategi Manajemen Keluarga Harmonis di Masa Adaptasi Baru: Peluang dan Tantangan Menyambut Tahun 2021”, Jumat (11/12/2020) siang.
Webinar ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-21 Dharma Wanita Persatuan, sekaligus menyambut Hari Ibu dan merupakan program akhir tahun DWP Setkab.
“Juga dalam rangka melaksanakan salah satu tugas pokok Dharma Wanita Persatuan, yaitu melakukan pembinaan mental dan spiritual anggota agar menjadi manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkepribadian serta berbudi pekerti yang luhur,” ujar Penasihat DWP Setkab Hani Anung Pramono saat memberikan sambutan pada webinar tersebut.
Hani menyampaikan, Indonesia beserta negara-negara lain di dunia saat ini tengah menghadapi pandemi COVID-19 yang belum dapat diketahui kapan akan berakhir.
“Pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi pandemi ini, mulai dari PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), pemberian bantuan sosial, sampai dengan penyediaan vaksin yang sudah sampai ke Indonesia,” jelasnya.
Meskipun pemerintah telah mendatangkan vaksin, Hani mengingatkan anggota DWP Setkab untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan COVID-19.
“Pandemi yang telah berlangsung selama sembilan bulan lebih ini telah mengubah cara kita melakukan aktivitas sehari-hari. Kita harus beradaptasi dengan kebiasaan baru, misalnya membiasakan diri melakukan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” tegasnya.
Lebih lanjut Hani mengatakan, pandemi juga membuat perubahan dalam cara bekerja. Ia mencontohkan, pegawai ASN yang sebelumnya bekerja dari kantor (work from office) saat ini dianjurkan untuk bekerja dari rumah.
Hani menilai, hal tersebut ada baiknya. Dengan bekerja dari rumah dapat membuat hubungan antaranggota keluarga lebih erat dan harmonis, karena dapat melakukan aktivitas bersama dan melakukan komunikasi yang lebih intens.
“Di sisi lain bagi para ibu, terutama ASN perempuan, bekerja dari rumah ternyata ada tantangan tersendiri. Sebab, selain bekerja dari rumah, para ibu juga harus mengurus suami, mendampingi anak belajar di rumah, dan tetap melakukan pekerjaan rumah tangga sehari-hari,” ungkapnya.
Menurut Hani, dengan bertambahnya beban tugas di masa pandemi ini, dapat mengakibatkan para ibu mengalami kelelahan secara fisik dan mental. Jika keadaan tersebut tidak dikelola dengan baik, lanjutnya, dikhawatirkan dapat menimbulkan ketidakharmonisan dalam keluarga.
“Dengan webinar ini, mudah-mudahan kita mendapat pencerahan dari narasumber. Bagaimana kiat menjaga keluarga yang harmonis di masa pandemi dan bagaimana menciptakan hubungan antaranggota keluarga yang lebih baik lagi di masa mendatang,” pungkasnya. (rls/sk)
Nasional6 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Gelar Halalbihalal Bersama Keluarga Besar Setwapres
Pemerintahan6 hari agoApel dan Halalbihalal, Benyamin Davnie Tekankan Kebersihan Lingkungan hingga Efisiensi Anggaran di Tangsel
Bisnis6 hari agoLG Electronics Indonesia Rilis Mesin Cuci AI Kapasitas Besar, WashTower dan Top Loading Hingga 25 Kg
Otomotif7 hari agoMobil Listrik Terbaik di Indonesia 2026: Tesla Model 3, Hyundai Ioniq 5, Hingga ICAR V23
Internasional6 hari agoPraka Farizal Rhomadhon Prajurit TNI Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL Gugur di Lebanon
Bisnis6 hari agoHerbalife Family Foundation Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp585 Juta untuk Masyarakat Terdampak Banjir di Sumatra
Banten6 hari agoLiga 4 Piala Gubernur Banten 2026 Diikuti 14 Klub
Hukum6 hari agoBhabinkamtibmas Pantau Penyaluran Bantuan Pangan Bulog di Rawabuntu










