Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany mengatakan terdapat tiga karakter yang harus ditunjukkan dari semangat Idul Fitri di mana harus terus diupayakan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat.
“Pertama, insan yang senantiasa mencintai kedamaian dan mengharapkan ketenangan,” kata Airin dalam sambutannya di lapangan kantor Kecamatan Pamulang, Rabu, (6/7/2016).
Dalam konteks kehidupan sosial bermasyarakat, kata dia, prinsip menjunjung tinggi kedamaian dan menghindari kerusakan sudah seharusnya dijadikan pegangan oleh semua pihak yang ada di setiap wilayah.
“Semua elemen harus berupaya untuk terus membangun suasana damai, tentram, teduh, dan kondusif. Kita semua harus menyadari hanya dengan kondisi ini kita dapat menciptakan tingkat kesejahteraan dan kehidupan masyarakat serta kemajuan daerah yang lebih baik,” tuturnya.
Kedua, kata Airin, adalah adanya prinsip untuk menghargai dan menghormati orang lain, menjunjung tinggu semangat persaudaraan, dan peduli terhadap sesama ketika prinsip ini sudah menjadi pedoman.
“Kita semua harus mau dan mampu membuat, berbagi, dan memberikan pertolongan kepada sesama umat manusia. Selain itu, kita juga harus bisa membangun rasa simpati dan empati jika ada umat atau golongan yang berada dalam kondisi yang kekurangan,” katanya.
Terakhir, Airin mengatakan karakter yang ingin diwujudkan melalui semangat Idul Fitri adalah karatkter yanh memiliki semangat perjuangan, kerja keras, dan kedisiplinan.
“Makna ini tercermin dalam ibadah puasa yang merupakan suatu elemen yang tidak terpisahkan dari Idul Fitri. Sebulan berusaha dan berlatih menahan hawa nafsu memberikan pelajaran kepada kita makna perjuangan kerja keras dan kedisiplinan,” ucap Airin.
Menurutnya, karakter ini sangat penting dalam konteks kehidupan bermasyarakat karakter ini akan menghasilkan adanya kehidupan bermasyarakat yang maju dan berkembang diiringi dengan kondisi tertib dan teratur.
Ia menambahkan khusus terkait dengan kondisi tertib dan teratur, semua elemen yang ada di wilayah harus berupaya untuk mewujudkannya.
“Kondisi tertib dan teratur tidak dapat dibangun dengan mudah, butuh perjuangan keras dari seluruh elemen yang ada. Seluruh elemen harus menyadari bahwa mereka memiliki kewajiban untuk menciptakan kondisi yang tertib dan teratur,” ujarnya.
Dalam shalat Idul Fitri yang digelar Pemerintah Kota Tangsel tersebut, bertindak sebagai khatib Prof. Dr Dede Rosyada yang juga Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan imam oleh Ust
Sport2 hari agoHasil Akhir Persija Jakarta vs Persib Bandung1-2 di BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-32
Opini4 hari agoKetika Makanan Juga Relasi
Banten2 hari agoHasil Persita Tangerang vs Persijap Jepara 0-3 di BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-32
Pemerintahan5 hari agoBenyamin Davnie Lanjutkan Program Bedah Rumah, Targetkan 329 Unit Diperbaiki Sepanjang 2026
Sport2 hari agoHasil Persija vs Persib Babak Pertama 1-2: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Unggul
Techno4 hari agoAplikasi HRD Terbaik di Indonesia untuk Tingkatkan Efisiensi Pekerjaan HR hingga 80 Persen
Sport2 hari agoKlasemen Persib Bandung Usai Kalahkan Persija Jakarta Kokoh di Puncak BRI Super League 2025/2026
Banten2 hari agoPersita vs Persijap: Pendekar Cisadane Incar Rekor Poin, Carlos Pena Waspadai Laskar Kalinyamat












