Serba-Serbi
Seminggu Usai Tutup, Gerai Bolt Masih Ramai 'Diserbu' Pelanggan


Kabartangsel.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) hingga kini masih memantau pengembalian hak bagi pelanggan PT Internux (Bolt) dan PT First Media (KBLV). Hal ini terus dilakukan setelah sepekan dua perusahaan itu berhenti beroperasi.
Dalam keterangan resminya kepada JawaPos.com (Grup Fajar), Kemenkominfo dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menyebut bahwa pada Jumat 28 Desember 2018 lalu, Bolt dan PT First Media (KBLV) telah melakukan shutdown terhadap core radio network operation center (NOC) agar tidak ada lagi pemancaran frekuensi yang menggunakan pita frekuensi radio 2,3 GHz.
Sementara mengenai pengembalian hak pelanggan, Kemenkominfo dan BRTI menyebut hingga Kamis (03/01) siang kemarin, jumlah pelanggan yang telah melakukan refund dan selesai ditransfer tercatat sebanyak 3.321 pelanggan. Rinciannya, sebanyak 2581 proses refund melalui gerai dan 740 proses refund online.
Sementara itu, pantauan di salah satu mal bilangan Karawaci, Tangerang, Banten, Jumat (4/1) sore, gerai Bolt masih dibuka untuk mengembalikan hak pelanggan. Tim Leader Bolt Zone Express bernama Yuda mengungkapkan, sejak 31 December lalu hingga kini pelanggan Bolt yang melakukan refund tidak sampai 300 orang. “Lumayan ramai sih, tapi kalau dihitung nggak sampai 300-an lah. Hari ini baru 30-an pelanggan lah,” katanya.
Lebih jauh, dia menyebut bahwa nominal refund yang diklaim pelanggan beragam. Mulai dari jutaan hingga ratusan rupiah juga ada. “Paling besar sekitar Rp 3,1 jutaan. Itu pelanggan Bolt Home yang sudah bayar paket setahun penuh. Paling kecil Rp 300 rupiah pun ada. Tapi untuk nominal segitu mereka nggak minta ganti. Mereka hanya minta didata saja untuk kemudian mendapat nomor gratis dari Smartfren,” jelasnya.
Sebagaimana diketahui, Smartfren memang menjalin kerja sama dengan Bolt untuk proses alih konsumen. Dengan mendatangi gerai Bolt yang ada di 28 lokasi yang tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, serta Medan, Sumatera Utara, pelanggan Bolt yang masih aktif akan langsung mendapatkan perdana Smartfren dengan tawaran benefit menarik di dalamnya. Singkat kata, pelanggan Bolt akan dialihkan ke Smartfren dengan mendatangi gerai-gerai tadi.
Informasi lengkap soal proses refund dan lokasi gerai bisa bisa diakses di www.bolt.id. Namun sebagai informasi, pelanggan Bolt dapat melakukan refund dengan menyerahkan perangkat dan atau kartu. Selain itu pelanggan diminta untuk menujukkan kartu identitas asli (KTP atau SIM), menyerahkan fotocopy kartu identitas, serta menyiapkan nama dan nomor rekening bank sesuai kartu identitas.
Yuda menambahkan, proses refund akan membutuhkan waktu kurang lebih lima hari kerja. Namun untuk nominal yang tak seberapa besar, gerai Bolt langsung melakukan pengembalian dengan uang cash kepada pelanggan.
(JPC)
Techno4 hari agoTrafik Data Indosat Melonjak 20 Persen Selama Mudik Lebaran 2026
Techno4 hari agoAplikasi WhatsApp Resmi Hadir di Smartwatch Garmin
Bisnis3 hari agoAmartha Financial Rilis Amartha Empower
Hukum4 hari agoRespons Layanan 110, Polres Tangsel Evakuasi Pohon Tumbang dan Atur Lalin di Pamulang
Sport15 jam agoVeda Ega Pratama Crash di Moto3 GP Amerika 2026
Bisnis3 hari agoLink Group Rilis Film Horor “Aku Harus Mati”
Bisnis3 hari agoParagon Corp Luncurkan Bright Now by Wardah
Techno3 hari agoKolaborasi dengan NVIDIA, Indosat Hadirkan AI hingga Pelosok Indonesia




















