Pengamat politik dari Lembaga Survei Konsepindo Research & Consulting Veri Muhlis Arifuzzaman menyebut penanganan permasalahan Papua harus tuntas.
“Penanganannya harus tuntas. Jangan asal apinya padam. Harus digali permasalahan sampai ke akarnya. Penyebab munculnya kerusuhan harus dicari dan para provokator yang memanfaatkan kasus ini untuk kepentingan separatisme juga harus ditindak tegas,” kata Veri Muhlis kepada wartawan saat dihubungi, Rabu (21/8/2019).
Selain itu yang paling penting, lanjut Veri, pemerintah harus memberlakukan Papua sebagaimana mestinya seperti daerah-daerah lain.
“Pembangunan di Papua jangan hanya untuk menghibur saja. Pembangunan Papua harus seperti di Jawa. Coba lihat di Jawa Tengah dan Jawa Timur, jalan bagus semua sampai ke pelosok. Di Papua pembangunan wajib digenjot, untuk mengejar ketertinggalan,” lanjutnya.
Veri menjelaskan, penting untuk juga mengkampanyekan keberagaman secara nyata. Bagaimanapun perbedaan harus menjadi kekuatan bangsa Indonesia. Hal lain adalah isu soal pemerataan pembangunan. Itu harus menjadi perhatian dan prioritas.
“Mungkin saja di kawasan Barat prioritasnya pembangunan SDM, namun bisa jadi di kawasan Timur prioritasnya adalah infrastruktur dasar, pembangunan sekolah, pasar dan pastinya soal kesejahteraan,” pungkasnya. (kts)
Techno7 hari agoTangsel ONE: Tangerang Selatan One System
Pemerintahan7 hari agoPemerintah Kota Tangerang Selatan Luncurkan Tangsel One dan Asisten Virtual Helita
Pemerintahan7 hari agoTangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Serba-Serbi6 hari agoKalender Mei 2026
Pemerintahan7 hari agoBenyamin Davnie: Lewat Tangsel One, Pemkot Tangsel Hadirkan Layanan Publik Berbasis AI Terintegrasi
Pemerintahan7 hari agoDiskominfo-BPS Tangsel Dorong Data Akurat Melalui Program Kelurahan Cinta Statistik
Pemerintahan7 hari agoMelalui Tangsel One, Helita Mudahkan Warga Tangerang Selatan Akses Berbagai Layanan Publik
Tangerang Selatan7 hari ago58 Cabor Siap Berlaga pada Porprov VII Banten 2026 di Tangsel














