Panas terik yang terjadi hingga 37 derajat celcius akhir-akhir ini, membuat masyarakat di Tangsel merasa kegerahan.
Menurut Kepala Stasiun Klimatologi Tangsel, Sukasno, cuaca terik akhir ini disebabkan oleh posisi matahari yang bergerak meninggalkan equator.
“Sekarang posisi matahari lagi bergerak semu meninggalkan equator menuju ke selatan dan posisi matahari tegak lurus dengan posisi kita, makanya terasa panas,” jelasnya.
Hal serupa pernah terjadi pada tahun 2002 dimana cuaca panas saat itu sampai menyentuh 38 derajat celcius.
“Di catatan kami, Tahun 2002 di bulan Agustus di Stasiun Klimatologi Tangsel pernah tercatat sampai dengan suhu 38° celcius,” ungkapnya.
Sedangkan pengendara ojek online, Ahmad cuaca panas terik sampai masuk helm. Meski, sudah menggunakan penutup wajah.
“Ini kaca helm udah ditutup panasnya tembus. Saya aja sampai kebanyakan istirahat ini, saking panasnya,” tukasnya. (plp/nad)
Sport1 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27
Sport1 minggu agoHasil Drawing League Cup 2026/2027
Nasional2 minggu agoMutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Sport2 minggu agoRanking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Sport4 hari agoHasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta
Tangerang Selatan2 minggu agoRaker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran
Sport2 minggu agoIndonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Pemerintahan2 minggu agoProgram Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi












