JAKARTA – Satgas Penanganan Covid-19 menanggapi usulan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) yang ingin melakukan vaksinasi mandiri secara gotong royong. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan bahwa pemerintah mengapresiasi setiap masukan termasuk program vaksin gotong royong.
Skema vaksinasi ini diharapkan dapat mengakselerasi program vaksinasi Covid-19 yang telah dimulai pemerintah pada awal tahun 2021. “Mohon kerjasamanya, untuk bergotong royong mensukseskan program vaksinasi termasuk melakukan tahap vaksinasi dibawah izin resmi pemerintah,” tegasnya saat menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (9/2/2021) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Wiku menekankan bahwa pemerintah sedang berupaya untuk mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity. Hal ini dapat tercapai paling tidak 70 persen dari total populasi sudah mendapatkan vaksin. Sehingga akan mencegah penularan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat.
Dalam program vaksinasi Covid-19, lemerintah menargetkan semua orang yang memenuhi kriteria penerima vaksin, akan divaksinasi. Hanya saja untuk waktu pemberiannya berbeda-beda. Saat ini pemerintah masih memprioritaskan kelompok berisiko tinggi terpapar Covid-19 seperti para tenaga kesehatan.
“Pada prinsipnya pemerintah memberikan vaksin pada kelompok berisiko secara bertahap sesuai etika medik,” kata Wiku. (rls/fid)
Jabodetabek2 hari agoHilal Tak Terlihat di Masjid Hasyim Asy’ari, Puasa Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
Bisnis2 hari agoAllianz Group Investors Indonesia Berbagi Tips Investasi yang Relevan di 2026
Nasional2 hari agoAwal Ramadan 1447 H, Pemerintah Indonesia Tetap Gunakan Sidang Isbat dan Kriteria MABIMS
Nasional2 hari agoMuhammadiyah Puasa Ramadan 1447 H Mulai Hari Rabu Tanggal 18 Februari 2026
Nasional2 hari agoHasil Sidang Isbat Puasa Awal Ramadhan 1447 H Kapan?
Nasional2 hari agoLive Streaming Hasil Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H/2026 M
Bisnis2 hari agoProgram Mudik Gratis BUMN 2026, BUMN akan Berangkatkan lebih dari 100 Ribu Pemudik
Bisnis2 hari agoLoluna Luncurkan Diaper Barrier Cream











