Connect with us

Lifestyle

Stres Perawat Lansia, Ini Cara Mengatasinya

Menjadi perawat adalah pekerjaan yang mulia, meski demikian pekerjaan ini juga bisa memberikan tantangan pada pekerjanya. Para perawat dari anak-anak hingga lansia yang bertugas untuk mengasuh orang tua sering kali dihadapkan pada berbagai tuntutan yang kerap membuat stres.

Terkadang, stres yang dirasakan oleh perawat lansia juga dapat berujung pada masalah kesehatan yang lainnya. Jika tak segera diatasi, hal ini tentunya dapat membahayakan kesejahteraan hidup sendiri.

Bagaimana stres berdampak pada kesehatan perawat lansia?

krisis identitas

Masalah stres pada perawat lansia bukanlah hal yang tidak biasa. Bahkan, dilaporkan bahwa para perawat memiliki tingkat stres yang lebih tinggi daripada orang-orang yang bukan perawat.

Advertisement

Bahkan, sebuah studi pernah menemukan bahwa mereka yang mengalami stres akibat pekerjaan yang terkait dengan pengasuhan memiliki risiko kematian sekitar 60% lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang-orang seusianya yang menjalani profesi lain.

Terdapat beberapa penyebab seorang perawat lansia mengalami stres tingkat tinggi, di antaranya adalah waktu kerja yang tidak menentu sehingga terkadang bisa menyita waktu tidur, mereka juga seringnya tidak memiliki waktu untuk melakukan perawatan diri.

Selain itu, beberapa faktor lainnya seperti kesulitan dengan keuangan dan kurangnya keterampilan dalam memecahkan masalah juga dapat memicu tekanan mental yang lebih berat.

Bila tidak segera diatasi, hal ini dapat membuat kesejahteraan hidup perawat menurun. Pekerjaan pengasuhan yang tak terkendali dapat berpengaruh pada keadaan psikis dan hubungan perawat dengan orang-orang di sekitarnya.

Advertisement

Tidak hanya risiko depresi dan gangguan kecemasan, dampak pekerjaan bisa saja membuat daya tahan menurun. Beratnya tekanan yang dihadapi turut menjadi pemicu terhadap beberapa penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

Tips mengatasi stres pada perawat lansia

mengurangi stresmengurangi stres

Masalah kesehatan yang mendera seorang perawat tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri, tapi juga pada orang yang diasuhnya. Seorang perawat tentunya tidak dapat melakukan pekerjaannya dengan baik ketika kondisi tubuh dan psikis tidak sedang baik-baik saja.

Maka dari itu, jika Anda adalah salah satunya yang sedang mengalami stres karena pengasuhan, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya.

1. Mengambil hari libur

Setelah memastikan terlebih dahulu bahwa ada perawat lain yang akan membantu menggantikan Anda selama beberapa waktu, tak ada salahnya bagi Anda untuk mengambil libur selama beberapa hari.

Lakukan juga persiapan dengan membuat daftar berisi pekerjaan apa saja yang harus dilakukan oleh pengganti. Dengan cara ini, Anda dapat beristirahat dengan tenang tanpa mengkhawatirkan apakah lansia yang diasuh telah dirawat dengan baik.

Advertisement

2. Fokus pada bantuan yang bisa Anda lakukan

Cemas yang Anda rasakan terkadang datang dari kekhawatiran tentang bagaimana kinerja Anda sebagai perawat lansia secara keseluruhan. Apakah Anda sudah melakukan seluruh tugas dengan baik, atau apakah Anda telah berhasil membuat orang tua yang Anda asuh merasa bahagia setiap harinya.

Namun, terkadang langkah terbaik yang bisa Anda lakukan adalah menyadari bahwa sebenarnya tak apa jika Anda melakukan kesalahan. Ingatlah, tak ada perawat yang sempurna.

Hal yang lebih penting, sebaiknya Anda tetap menjaga pikiran agar fokus dengan tugas yang bisa dilakukan tanpa memikirkan hasilnya ke depan.

3. Tetap aktif bergerak

olahraga setiap hari saat liburan

olahraga setiap hari saat liburan

Luangkan sedikit waktu untuk berolahraga atau melakukan aktivitas fisik. Tidak harus olahraga berat, berjalan kaki selama setengah jam juga sudah cukup untuk meningkatkan gerak tubuh yang aktif.

Advertisement

Melakukan aktivitas fisik akan membantu Anda yang susah tidur untuk lebih mudah mengantuk dan tentunya membantu mengurangi tingkat stres yang Anda rasakan.

Barengi juga dengan makan makanan yang bergizi seimbang dan vitamin agar tubuh tetap sehat.

4. Tentukan sampai batas mana perawat lansia dapat bekerja

Komunikasikan kembali kepada keluarga yang Anda asuh tentang hal-hal yang bisa Anda lakukan dan mana yang bisa Anda lakukan.

Katakan dengan jujur bahwa Anda tidak bisa melakukan beberapa permintaan yang dirasa akan melelahkan seperti bekerja sepanjang hari di saat liburan.

Advertisement

5. Bangun koneksi dengan perawat lainnya

Berkenalan dengan perawat lansia yang lain atau bergabung ke dalam komunitas mungkin dapat membantu Anda mengurangi tingkat stres. Terkadang, beberapa komunitas memiliki bantuan atau mengadakan pelatihan khusus tentang beberapa masalah yang dihadapi seputar pengasuhan.

Berkomunikasi dengan teman-teman sesama perawat juga dapat meringankan beban di hati Anda dengan menyadarkan bahwa Anda tak sendiri.

Terkadang, berbagai kesulitan yang Anda hadapi bisa menjadi pelajaran bagi hidup dan pengalaman yang tak terlupakan. Namun, jika Anda mulai merasa mengalami gejala stres yang lebih berat, lebih baik segera pergi ke dokter atau psikolog agar segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Populer